Penggunaan Insulin Penderita Diabetes

Penggunaan Insulin Penderita Diabetes

Penggunaan Insulin Penderita Diabetes

Saat ini penyakit diabetes masih sangat sulit disembuhkan. Penyakit diabetes melibatkan peningkatan kadar gula darah dan penurunan produksi dari insulin. Banyak pasien diabetes baik diabetes tipe 1 maupun 2 melakukan suntikan insulin untuk mengontrol kadar gula darah didalam tubuh tetap stabil. Pasien diabetes memerlukan suntikan insulin karena produksi insulin yang terus menerus menurun.

Insulin dan penyakit diabetes adalah dua hal yang sulit dipisahkan. Meski sudah dipakai dalam terapi pengobatan diabetes selama berpuluh tahun, sebuah studi terbaru mengindikasikan obat ini bisa menyebabkan komplikasi serius.

Bila Anda baru-baru ini diresepkan insulin atau berganti ke tipe baru insulin, Anda mungkin khawatir terkait efek sampingnya, atau Anda mungkin juga mengalami efek samping dan tidak tahu dari mana itu berasal. Simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahui lebih banyak tentang efek samping dari penggunaan insulin penderita diabetes.

 

Apa saja efek samping insulin?

Insulin merupakan obat utama untuk penderita diabetes tipe satu karena pankreas mereka tidak bisa menghasilkan hormon ini. Sementara pada diabetes melitus insulin diberikan untuk meningkatkan produksi insulin atau meningkatkan kepekaan terhadap insulin. Tim peneliti dari Cardiff University School of Medicine, Inggris, melakukan penelitian menggunakan data UK Clinical practice Research Datalink, database dari populasi 10 persen pasien diabetes di Inggris. Efek samping penggunaan insulin penderita diabetes itu terutama ditemukan pada kelompok yang memakai insulin antara tahun 1999 dan 2011.

Anda mungkin merasakan proses penyuntikan insulin cukup menyakitkan dan sulit untuk dilakukan di awal, namun Anda akan terbiasa setelah beberapa waktu. Terdapat beberapa masalah yang akan muncul selama penggunaan insulin penderita diabetes, baik pada bagian injeksi dan juga seluruh tubuh.

 

  1. Di bagian injeksi

Terdapat sejumlah komplikasi yang bisa muncul pada bagian injeksi, terutama jika Anda menggunakan suntikan yang kurang tajam sehingga bisa melukai dan menyebabkan rasa nyeri serta bengkak pada bagian yang diinjeksi. Meski jarang, Anda bisa mengalami reaksi alergi terhadap insulin, namun ini cenderung akan menghilang.

Pada beberapa kasus, ketika bagian yang diinjeksi sudah sering digunakan, akan muncul masalah yang dikenal sebagai lipohipertrofi. Kondisi ini terjadi cukup sering dan pada dasarnya diakibatkan pertumbuhan sel lemak di sekitar bagian yang diinjeksi. Anda bisa menghindarinya dengan mengubah-ubah bagian yang diinjeksi.

 

  1. Resistensi insulin

Efek samping dari penggunaan insulin penderita diabetes adalah penggunaan yang berkepanjangan dapat menyebabkan resistensi insulin yang berarti bahwa dari waktu ke waktu Anda mungkin mulai memerlukan dosis insulin lebih besar untuk mendapatkan efek yang sama. Hal ini dapat diatasi dengan mengubah dosis insulin.

 

  1. Berat badan bertambah

Salah satu efek samping yang paling tidak diinginkan dari penggunaan insulin penderita diabetes adalah kecenderungan untuk menaikkan berat badan. Anda mungkin menemukan bahwa berat badan Anda mulai bertambah dan juga merasa lebih lapar dari biasanya. Umumnya semakin berat Anda sebelum disuntik insulin, semakin banyak berat badan Anda akan bertambah.

 

  1. Hipoglikemia

Efek samping yang paling umum dari penggunaan insulin penderita diabetes adalah hipoglikemia, atau gula darah rendah yang merupakan komplikasi utama dan dapat mengancam kehidupan. Hal ini terjadi karena insulin menyebabkan sel-sel hati dan otot Anda untuk mengambil glukosa dari darah. Jika Anda terlalu banyak menyuntikkan insulin, sel-sel Anda akan mengambil dan menyimpan terlalu banyak glukosa. Hal ini akan menurunkan gula darah Anda, mengurangi jumlah yang tersedia untuk digunakan otak Anda. Karena otak hanya dapat menggunakan glukosa untuk energi, jika tidak cukup, Anda bisa tidak sadarkan diri dan jatuh ke dalam koma hipoglikemik.

Beberapa efek samping lainnya antara lain:

  • Kemerahan, bengkak dan gatal pada bagian injeksi
  • Perubahan rasa pada kulit, kulit lebih tebal (penumpukan lemak), atau sedikit cekungan pada kulit
  • Berat bertambah
  • Sembelit

Beberapa efek samping bisa menjadi serius. Bila Anda mengalami gejala berikut, segera hubungi dokter Anda:

  • Ruam dan gatal di seluruh tubuh
  • Napas pendek
  • Napas berbunyi
  • Pusing
  • Pandangan kabur
  • Detak jantung cepat
  • Berkeringat
  • Kesulitan bernapas atau menelan
  • Lemas
  • Kram otot
  • Detak jantung tidak normal
  • Berat badan bertambah drastis dalam waktu singkat
  • Pembengkakan pada lengan, tangan, kaki, pergelangan kaki, atau kaki bagian bawah.

 

Jika Anda merasakan hal yang serupa maka cobalah untuk konsultasikan langsung dengan dokter terdekat atau terpercaya Anda. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan Anda, terima kasih..

 

Penggunaan Insulin Penderita Diabetes

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*