Bahaya Penyakit Diabetes

Bahaya Penyakit Diabetes

 

Bahaya Penyakit DiabetesBahaya Penyakit Diabetes – Diabetes adalah sebuah penyakit yang disebabkan karena tingginya tingkat kadar gula dalam darah. Gula dalam tubuh diperoleh dari berbagai jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi secara rutin. Sebenarnya tubuh bisa menjalankan sistem yang akan membuat tubuh bisa mengatur kadar gula dalam darah. Sistem ini tidak lepas dari insulin sebagai sebuah hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar pankreas.

Namun beberapa orang memiliki ketidakmampuan menghasilkan insulin sehingga tingkat kadar gula dalam darah terus meningkat. Salah satu langkah yang paling penting dilakukan oleh penderita diabetes adalah menjaga agar kadar gula dalam darah normal.

Penyakit diabetes bisa menyebabkan pengaruh yang sangat besar untuk tubuh. Hal ini ditandai dengan berbagai penyakit lain yang timbul pada penderita diabetes yang tidak mampu mengontrol kadar gula dalam darah. Akibatnya maka tubuh bisa mengalami komplikasi karena gangguan yang terjadi pada beberapa organ penting tubuh. Kadar gula yang berlebihan dalam darah bisa menyebabkan tubuh menjadi lebih lemah dan sulit untuk melakukan berbagai aktivitas secara normal. – Bahaya Penyakit Diabetes

Apakah diabetes berbahaya untuk hidup? Ya, efek Bahaya Penyakit Diabetes yang tidak terkontrol bisa menyebabkan darah tinggi dan kolesterol tinggi dalam tubuh. Bahaya Penyakit Diabetes bisa sampai menyebabkan kerusakan jangka panjang dalam hidup sehingga banyak penderita diabetes yang merasa frustasi. Berikut ini adalah beberapa macam bahaya diabetes dari berbagai penyakit komplikasi yang paling sering terjadi pada penderita diabetes :

 

  1. Penyakit jantung

Jika kadar gula dalam darah tidak terkontrol dengan baik maka ancaman penyakit jantung akan selalu mengincar penderita diabetes. Bahaya Penyakit Diabetes ini akan menjadi penyebab dada sakit yang biasanya memang dirasakan oleh penderita diabetes. Beberapa jenis penyakit jantung yang sering terjadi adalah penyempitan pembuluh darah, stroke, serangan jantung, penyakit arteri dan kondisi lain. Stroke dan serangan jantung menjadi kasus yang paling sering terjadi.

  1. Kerusakan sistem syaraf

Bahaya Penyakit DiabetesBahaya Penyakit Diabetes lainnya yaitu akibat tingginya kadar gula dalam darah maka dapat menyebabkan kerusakan pada dinding pembuluh darah yang berfungsi untuk menyehatkan saraf tubuh terutama untuk bagian kaki. Jika kondisi kerusakan sudah terjadi maka biasanya penderita akan sering merasa kesemutan, mati rasa, rasa terbakar, dan sakit pada bagian ujung jari kaki. Gangguan kerusakan saraf akan ditandai dengan diare, muntah, mual, sembelit dan gangguan disfungsi ereksi pada pria.

  1. Kerusakan mata

Kebutaan menjadi salah satu Bahaya Penyakit Diabetes yang paling sering terjadi pada penderita diabetes. Hal ini disebabkan kadar gula darah yang terlalu tinggi telah mengganggu sistem saraf pusat. Bahkan kadar gula darah yang tinggi juga bisa menyebabkan kerusakan pada kornea dan lensa mata. Penyakit yang paling sering terjadi adalah glaukoma dan katarak.

  1. Kerusakan ginjal

Ginjal dalam manusia memiliki fungsi yang sangat penting. Ginjal mengandung jutaan pembuluh darah yang akan menyaring darah dalam tubuh manusia. Ketika kadar gula dalam darah terlalu tinggi maka bisa menyebabkan kerusakan jaringan yang berfungsi sebagai saringan kecil. Jika Bahaya Penyakit Diabetes sudah parah maka bisa menjadi penyebab gagal ginjal yang membutuhkan transplantasi atau cuci darah secara berkala.

  1. Cacat kaki

Kerusakan saraf akibat diabetes yang terjadi pada kaki akan menyebabkan Bahaya Penyakit Diabetes kerusakan pada bagian kaki. Bahkan pada kondisi tertentu banyak penderita diabetes yang harus melakukan amputasi untuk menyematkan jaringan lainnya. Jadi kerusakan kaki menjadi akibat yang sangat umum dari Bahaya Penyakit Diabetes.

  1. Infeksi kulit

Infeksi kulit menjadi Bahaya Penyakit Diabetes yang paling sering terjadi pada penderita diabetes. Infeksi ini disebabkan oleh jamur, parasit atau virus yang hidup pada luka di kaki. Penderita diabetes akan mudah terkena luka dan luka tersebut sulit untuk disembuhkan dengan cepat, sehingga terkadang infeksi menjadi ancaman yang sangat serius.

  1. Gangguan pendengaran

Penderita diabetes memang sering mengalami gangguan pendengaran. Tingkat kadar gula dalam darah yang terlalu tinggi telah menyebabkan kerusakan sistem pendengaran. Hal ini membuktikan bahwa Bahaya Penyakit Diabetes memang sangat mempengaruhi sistem kerja anggota tubuh terutama indra penting untuk tubuh.

  1. Pikun

Penyebab diabetes terutama diabetes tipe 2 juga memiliki ancaman serius terkena penyakit yang menganggu sistem memori. Hingga saat ini hubungan antara kadar gula dalam darah dan sistem memori masih dikembangkan.

 

Jadi, penyakit diabetes memang sangat berbahaya karena bisa menyebabkan komplikasi jangka panjang. Namun penderita diabetes bisa mengatasi hal ini dengan mengatur kadar gula dalam darah dan menjaga pola makan.

 

Bahaya Penyakit Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Komplikasi Diabetes Hiperglikemia

Komplikasi Diabetes Hiperglikemia

 

Komplikasi Diabetes HiperglikemiaKomplikasi Diabetes Hiperglikemia – Gula darah yang tinggi, juga dikenal sebagai hiperglikemia, terjadi ketika tingkat tinggi glukosa (gula) dalam darah Anda tidak dapat disampaikan dengan baik ke organ Anda. Hal ini terjadi karena tubuh Anda kekurangan tingkat insulin atau tidak menggunakan insulin dengan benar.

Pada kondisi diabetes, kadar glukosa darah Anda mungkin menjadi tidak terkendali ketika tidak diobati, dosis obat yang dilewati, atau ketika Anda tidak mengikuti diet dan rencana olahraga.

Jika tidak diobati, Komplikasi Diabetes Hiperglikemia yang terus terjadi dapat menyebabkan komplikasi dari beberapa bagian tubuh. Kadar glukosa darah tinggi yang terjadi dalam waktu lama dapat menyebabkan Komplikasi Diabetes Hiperglikemia yang lebih parah yang mungkin Anda alami. Namun, jika Anda memiliki diabetes dalam jangka waktu yang lama, Anda mungkin tidak menunjukkan gejala meskipun glukosa darah Anda tinggi.

 

Bagaimana cara mengetahui Komplikasi Diabetes Hiperglikemia?

Anda harus memeriksa kadar glukosa darah Anda secara sering jika Anda didiagnosis dengan diabetes. Ini supaya, Anda dapat melihat dengan segera jika glukosa darah Anda lebih tinggi dari keadaan normal.

Selain itu, mengetahui tanda-tanda Komplikasi Diabetes Hiperglikemia juga dapat membantu. Komplikasi Diabetes Hiperglikemia tidak menunjukkan gejala sampai nilai glukosa darah terasa meningkat, yang lebih tinggi dari 200 miligram per desiliter (mg / dL), atau 11 milimol per liter (mmol / L). Tanda-tanda yang mungkin Anda miliki atau mungkin tidak Anda miliki adalah:

  • Sering buang air kecil
  • Rasa haus meningkat
  • Penglihatan kabur
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Sakit perut

Anda harus memeriksa ke dokter sesegera mungkin jika Anda:

  • Mengalami diare atau muntah terus menerus, tetapi Anda dapat makan beberapa makanan atau minuman.
  • Mengalami demam yang berlangsung lebih dari 24 jam
  • Memiliki glukosa darah lebih dari 240 mg / dl (13 mmol / l) meskipun Anda telah menggunakan obat diabetes Anda
  • Memiliki kesulitan menjaga glukosa darah Anda dalam rentang yang diinginkan

Carilah bantuan darurat segera jika Anda merasa sakit dan tidak mampu menjaga makanan atau cairan yang Anda makan.

 

Penyebab Komplikasi Diabetes Hiperglikemia

Kadar glukosa darah Anda dapat meningkat karena hal-hal sebagai berikut:

  • Tidak menggunakan cukup insulin atau obat oral diabetes
  • Tidak menyuntikkan insulin dengan benar atau menggunakan insulin kedaluwarsa
  • Tidak mengikuti rencana makan diabetes Anda
  • Tidak aktif
  • Memiliki penyakit atau infeksi
  • Menggunakan obat-obatan tertentu, seperti steroid
  • Mengalami luka atau menjalani operasi
  • Mengalami stress emosional, seperti konflik keluarga atau tantangan kerja

Penyakit atau stres dapat memicu Komplikasi Diabetes Hiperglikemia karena hormon yang diproduksi untuk melawan penyakit atau stress juga dapat menyebabkan gula darah meningkat.

 

Apa Komplikasi Diabetes Hiperglikemia yang tidak diobati?

Hiperglikemia yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi kronis yang termasuk:

  • Penyakit kardiovaskular
  • Kerusakan saraf (neuropati)
  • Kerusakan ginjal (nefropati diabetik) atau gagal ginjal
  • Kerusakan pada pembuluh darah retina (retinopati diabetik), yang berpotensi menyebabkan kebutaan
  • Lensa mata menjadi keruh/kabur (katarak)
  • Masalah kaki yang disebabkan oleh saraf yang rusak atau aliran darah yang buruk yang dapat menyebabkan infeksi serius dan dalam beberapa kasus yang parah, memerlukan amputasi
  • Masalah tulang dan masalah sendi
  • Masalah kulit, termasuk infeksi bakteri, infeksi jamur dan luka yang susah sembuh
  • Infeksi gigi dan infeksi gusi

 

Apa yang lakukan untuk mencegah Komplikasi Diabetes Hiperglikemia?

Ketika mendiagnosis bahwa Anda memiliki diabetes, dokter akan menginstruksikan Anda bagaimana untuk mengubah pola makan, olahraga dan obat-obatan yang digunakan untuk menjaga tingkat gula darah Anda agar tidak meningkat.

Secara khusus, dokter Anda akan membantu Anda untuk mengelola gula darah Anda dengan:

  • Menetapkan tingkat gula darah Anda untuk waktu yang berbeda dalam sehari
  • Penjadwalan saat memeriksa gula darah Anda di rumah

 

Jika gula darah Anda lebih tinggi dari tingkat yang diinginkan Anda selama 3 hari dan Anda tidak tahu mengapa hal tersebut terjadi, periksa urine Anda untuk adanya kandungan keton dan kemudian hubungi dokter atau perawat Anda segera.

 

 

Komplikasi Diabetes Hiperglikemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia

Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia

Faktor Penyebab Diabetes HiperglikemiaFaktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia – Hiperglikemia dapat disebabkan oleh berbagai hal, tetapi yang paling sering adalah oleh penyakit diabetes mellitus. Pada diabetes mellitus, gula menumpuk dalam darah karena gagal masuk ke dalam sel. Kegagalan tersebut terjadi akibat hormon yang membantu masuknya gula darah, yaitu hormon insulin, jumlahnya kurang atau cacat fungsi. Hormon insulin diproduksi oleh pankreas.

Menjaga kadar gula darah normal sangatlah penting, bukan hanya bagi penderita diabetes tapi siapa pun yang ingin menjaga kesehatannya. Anda sebaiknya menyadari Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia tak terduga yang bisa meningkatkan kadar gula darah normal. Berikut beberapa Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia diantaranya :

 

  1. Melewatkan sarapan

Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia yang pertama yaitu melewatkan waktu sarapan. Berdasarkan penelitian di tahun 2013, wanita gemuk yang tak sarapan memiliki tingkat insulin dan kadar gula darah lebih tinggi usai makan siang beberapa jam kemudian daripada  ketika mereka sarapan. Studi lainnya dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia, laki-laki yang sering tak sempat sarapan memiliki potensi 21% lebih tingi terkena diabetes. Menu sarapan yang kaya protein dan lemak sehat mampu menjaga kadar gula darah sepanjang hari.

 

  1. Pemanis buatan

Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia yang kedua yaitu pemanis buatan. Sebuah penelitian di Israel menunjukkan bahwa pemanis buatan dapat menimbulkan efek negatif. Ketika peneliti memberikan pemanis buatan pada tikus percobaan, mereka memiliki kadar gula darah lebih tinggi daripada tikus yang meminum air putih, bahkan air dengan gula sekali pun. Peneliti bisa menurunkan kadar gula darah hewan tersebut dengan memberi mereka antibiotik, yang mengindikasikan bahwa pemanis buatan bisa mengubah bakteri usus. Itu bisa mempengaruhi tubuh saat memproses glukosa.

Penelitian Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia lanjutan dengan 400 partisipan tim peneliti menemukan bahwa pengguna pemanis buatan dalam jangka panjang cenderung mempunyai tingkat gula darah puasa lebih tinggi. Walau peneliti tak mengartikan minuman dengan gula lebih sehat, tapi pemanis buatan sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah moderat.

 

  1. Makanan tinggi lemak

Penderita diabetes mungkin khawatir Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemiadengan kandungan karbohidrat dalam makanan mereka, namun studi terbaru menunjukkan bahwa Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia akibat kandungan lemak berlebih juga dapat mempengaruhi kadar gula darah.

Sebuah studi dalam Journal of Nutrition di tahun 2011 meminta partisipan mengonsumsi makanan berlemak, lalu minum minuman manis 6 jam kemudian. Kadar gula darah mereka 32% lebih tinggi dibandingkan saat tidak memakan makanan berlemak. Tampak bahwa Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia akibat tingginya lemak dalam darah mempengaruhi kinerja tubuh untuk membersihkan gula dalam darah.

 

  1. Secangkir kopi

Siapa sangka secangkir kopi menjadi salah satu Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia? Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan minum kopi dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 dalam jangka panjang. Namun, bagi yang sudah menderita diabetes, kafein bisa rumit. Namun Cypess menceritakan pengalaman salah satu pasiennya. Ia bilang, “Kadar gula darah saya 120 di pagi hari, lalu minum kopi hitam tanpa gula atau tambahan apapun. Saya berangkat kerja, dan sekarang menjadi 200. “Kadar gula darah beberapa orang bisa lebih sensitif terhadap kafein dari yang lainnya,” katanya.

 

  1. Infeksi

Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia berikutnya yaitu infeksi. Entah itu pilek, flu, atau bahkan infeksi saluran kemih, sistem kekebalan tubuh Anda melepaskan kuman untuk melawan zat kimia khusus yang dapat membuat gula darah berantakan. Penyakit adalah bentuk stres yang membangkitkan pertahanan tubuh. Salah satu efeknya yakni liver meningkatkan produksi glukosa untuk menyediakan energi lebih. Di saat yang sama, hormon stres dilepas sehingga membuat lebih banyak sel insulin. Hasil akhirnya, kadar gula darah bisa meningkat drastis saat sakit.

Cypess mengatakan, ia punya aturan “hari sakit” pada pasien diabetesnya, yakni aturan makan dan minum untuk menjaga kadar gula darah agar lebih seimbang. Tetap terhidrasi dengan minuman non-kafein dan non-gula sangatlah penting. Hal itu dapat mengeluarkan kadar glukosa berlebih dan membantu kinerja tubuh lebih baik. Pasien diabetes juga dianjurkan memeriksa kadar gula darah lebih sering saat sedang sakit.

 

  1. Kurang tidur

Tidur berkualitas di malam hari mungkin hanya ‘obat’ yang dokter berikan, khususnya jika Anda memiliki diabetes atau khawatir terhadapnya. Sebuah penelitian Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia di Belanda menunjukkan, pasien diabetes tipe 1 yang hanya tidur selama 4 jam sensitivitas insulin mereka menurun 20% dibandingkan ketika mendapat jam tidur penuh.   – Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia

“Tidur itu pemulihan, tidak cukup tidur adalah bentuk stres kronis pada tubuh, dan setiap kali Anda menambah stres, kadar gula darah Anda akan lebih tinggi.” ujar pendidik diabetes di Joslin diabetes Center Boston AS, Patty Bonsignore.

 

  1. Merokok

Jelas bahwa kebiasaan merokok tidak sehat bagi siapapun, namun rokok pastinya berbahaya bagi penderita diabetes. Sebuah studi di California State Polytechnic University pada tahun 2011 menemukan bahwa Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia lainnya yaitu semakin banyak nikotin yang terpapar dalam tubuh, semakin tinggi tingkat A1C-nya (ukuran kontrol gula darah). Tingginya kadar gula darah dapat meningkatkan risiko komplikasi diabetes yang serius, seperti serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal.

 

  1. Beberapa obat umum

Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia yang Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemiaterakhir yaitu obat-obatan. Obat-obatan termasuk steroid untuk mengontrol asma, statin untuk meningkatkan kadar kolesterol, dan diuretics untuk menurunkan tekanan darah dapat meningkatkan kadar gula darah. Banyak dari obat tersebut penting bagi kondisi lain. Jika Anda menggunakannya, mungkin Anda perlu memeriksa dan mengontrol kadar gula darah lebih sering.

 

Tidak cukup hanya dengan mengetahui gejala dan penyebabnya saja, jika mulai ada tanda-tanda dari gejala diabetes hiperglikemia ini maka cara yang baik yaitu dengan mencegahnya dengan menjauhi apa saja penyebab dari diabetes hiperglikemia ini. Semoga ulasan tentang Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia bermanfaat…

 

Faktor Penyebab Diabetes Hiperglikemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Diabetes Hiperglikemia

Gejala Diabetes Hiperglikemia

 

Gejala Diabetes HiperglikemiaGejala Diabetes Hiperglikemia – Hiperglikemia adalah istilah medis untuk keadaan di mana kadar gula dalam darah lebih tinggi dari nilai normal. Dalam keadaan normal, gula darah berkisar antara 70-100 mg/dL. Kadar gula biasanya sedikit meningkat dari nilai normal sesaat sesudah makan, tapi keadaan ini tidak dianggap hiperglikemia. Hiperglikemia yang berlangsung lama dan terus menerus dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi pada organ tubuh, misalnya komplikasi mata, ginjal, jantung, dan lain-lain.

Sangat penting untuk menentukan awal kenaikan tajam dalam tingkat gula darah untuk mengambil tindakan yang tepat waktu untuk pengurangan atau stabilisasi, perlu untuk mengetahui apa Gejala Diabetes Hiperglikemia berikut:

  • Perasaan tiba-tiba yang kuat hausGejala Diabetes Hiperglikemia

Gejala Diabetes Hiperglikemia yang pertama ialah rasa haus yang berlebihan. Kadar gula darah yang tinggi bersifat menarik air, sehingga menyebabkan air di dalam sel tertarik keluar yang membuat respon otak untuk menimbulkan rasa haus tinggi.

  • Kelaparan yang meningkat

Gejala Diabetes Hiperglikemia yang kedua yaitu sering merasa lapar. Dikarenakan sel-sel tubuh dalam keadaan kurang gula, maka otak merespon untuk meningkatkan asupan makanan sehingga terjadilah rasa lapar.

  • Dorongan sering buang air kecil

Gejala Diabetes Hiperglikemia berikutnya yaitu terlalu sering buang air kecil. Karena penyakit diabetes tersebut, kuantitas berlebihan gula terbentuk dalam aliran darah. Hal ini membuat ginjal bekerja sangat keras untuk menyerap gula tambahan, dan sering gagal dalam prosesnya. Akibatnya dorongan buang air kecil meningkat cepat.

  • Penglihatan kabur

Bagi penderita diabetes hiperglikemia mungkin sering mengalami Gejala Diabetes Hiperglikemia  penglihatan kabur. Salah satu sel yang kekurangan air adalah lensa mata sehingga menimbulkan gangguan fokus, selain itu kadar gula darah yang tinggi dapat merusak saraf-saraf kecil, salah satunya adalah saraf penglihatan mata sehingga dapat menimbulkan pandangan kabur.

  • Kelelahan

Gejala Diabetes Hiperglikemia yang sering terjadi yaitu kelelahan. Kekurangan insulin yang diderita oleh penderita diabetes mengakibatkan kurang kepekaan terhadap hormon insulin sehingga gula tetap ada di dalam darah yang menyebabkan kadar gula darah menjadi tinggi, dapat diketahui melalui pemeriksaan darah. Seperti dijelaskan diatas sel-sel tersebut kekurangan gula sebagai sumber energi karena gula tetap ada di dalam darah, hal inilah yang menyebabkan penderita diabetes mudah lelah dan ngantuk.

  • Melelahkan kepala / merasa pusing

Kadar gula yang tinggi menyebabkan pembuluh darah dan arteri disekitar jantung menyumbat,membuat aliran oksigen dalam darah melambat, yang menyebabkan pusing.

  • Demam

Penderita diabetes pada umumnya memiliki kemampuan tubuh yang lebih rendah untuk melawan infeksi dibandingkan dengan orang normal, sehingga infeksi akan memakan waktu lebih lama untuk sembuh. Kadar gula (glukosa) yang tinggi pada organ-organ tubuh penderita diabetes membuat bakteri lebih mudah untuk berkembang biak, sehingga penderita diabetes lebih rentan untuk menderita infeksi sehingga Gejala Diabetes Hiperglikemia yang terjadi adalah demam.

  • Bau mulut

Penyakit diabetes adalah suatu kondisi medis yang menyebabkan tubuh memiliki gula darah tinggi yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk menghasilkan jumlah cukup insulin atau ketidakmampuan untuk merespon insulin. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dan berfluktuasi ini membuat organ dengan kondisi diabetes lebih rentan terhadap penyakit gusi atau mulut yang menyebabkan bau mulut.

  • Termotivasi mudah marah

Melonjaknya kadar gula darah secara ekstrim dapat menyebabkan perubahan mood yang signifikan. Bahkan, temuan juga menunjukkan bahwa perubahan kadar gula darah yang sering (disebut variabilitas glikemik) juga dapat mempengaruhi kondisi dan kualitas hidup pasien diabetes.  – Gejala Diabetes Hiperglikemia

Kehadiran satu atau lebih Gejala Diabetes Hiperglikemia di atas dapat menunjukkan hiperglikemia pendekatan. Dalam kasus yang sangat jarang, hiperglikemia terjadi tanpa Gejala Diabetes Hiperglikemia.

 

Penyebab Diabetes Hiperglikemia

sementara itu penyebab diabetes hiperglikmia adalah sebagai berikut :

  • Konsumsi berlebihan karbohidrat
  • Sakit sindrom disertai dengan peningkatan yang signifikan dalam pelepasan tiroksin dalam darah dan adrenalin
  • Stres dan semburan emosi
  • Rilis yang berlebihan dari hormon ke dalam kontrinsulinovyh darah (glikogen, adrenalin);
  • Hiperplasia adrenal
  • Kehamilan
  • Hypovitaminosis vitamin C, B1
  • Kehilangan darah yang melimpah
  • Oksida keracunan karbon

 

Semoga dengan mengetahui apa saja Gejala Diabetes Hiperglikemia dan penyebab diabetes hiperglikemia Anda bisa terhindar dari penyakit diabetes hiperglikemia. Semoga bermanfaat..

 

Gejala Diabetes Hiperglikemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia

Cara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia

 

Cara Mengatasi Diabetes HiperglikemiaCara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia – Kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) mempengaruhi orang-orang yang memiliki diabetes. Beberapa faktor dapat berkontribusi untuk hiperglikemia pada orang dengan diabetes, termasuk makanan dan pilihan aktivitas fisik, penyakit, obat non-diabetes, melewati atau tidak minum cukup obat penurun glukosa.

Sangat penting untuk mengobati hiperglikemia, karena jika tidak ditangani, hiperglikemia dapat menjadi parah dan menyebabkan komplikasi serius yang memerlukan perawatan darurat, seperti koma diabetik. Dalam jangka panjang, hiperglikemia yang dibiarkan, bahkan jika tidak parah, dapat menyebabkan komplikasi yang mempengaruhi mata, ginjal, saraf dan jantung.   – Cara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia

 

Gejala Diabetes Hiperglikemia

Tanda-tanda dan gejala hiperglikemia adalah sebagai berikut:

  • Glukosa darah tinggi
  • Tingginya kadar gula dalam urin
  • Sering buang air kecil
  • Mudah haus

Bagian dari pengelolaan diabetes adalah rutin melakukan pemeriksaan glukosa darah. Tanyakan kepada dokter Anda seberapa sering Anda harus memeriksa dan berapa kadar glukosa darah Anda seharusnya.   – Cara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia

Pemeriksaan darah dan pengobatan dini glukosa darah tinggi akan membantu Anda menghindari masalah yang terkait dengan hiperglikemia.

 

Cara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia

Jika Anda memiliki diabetes dan melihat salah satu tanda-tanda awal dari gula darah tinggi, lakukan tes gula darah dan hubungi dokter. Dokter akan meminta hasil dari beberapa pemeriksaan. Ia bisa merekomendasikan perubahan berikut:

  • Minum lebih banyak air. H20 membantu menghilangkan kelebihan gula dari darah Anda melalui urin, dan membantu Anda menghindari dehidrasi Cara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia yang biasa disarankan oleh beberapa dokter.
  • Olahraga rutin. Cara Mengatasi Cara Mengatasi Diabetes HiperglikemiaDiabetes Hiperglikemia yang juga biasa disarankan oleh dokter yaitu olahraga rutin. Olahraga dapat membantu menurunkan kadar gula darah Anda. Tapi dalam kondisi tertentu, dapat membuat gula darah menjadi lebih tinggi. Tanyakan kepada dokter Anda apa jenis olahraga yang tepat untuk Anda.
  • Ubah kebiasaan makan Anda. Cara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia yang paling baik yaitu dengan ubah kebiasaan pola makan Anda. Bisa jadi karena pola makan yang salah atau tidak sehat menjadikan Anda terserang diabetes hiperglikemia. Anda mungkin perlu untuk bertemu dengan ahli gizi untuk mengubah jumlah dan jenis makanan yang Anda konsumsi.
  • Ganti pengobatan. Cara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia yang terakhir yaitu dengan mengganti pengobatan. Dokter Anda dapat mengubah jumlah, waktu, atau jenis obat diabetes yang Anda konsumsi. Jangan melakukan perubahan tanpa berbicara dengan dokter Anda.

Perhatian: Jika Anda memiliki diabetes tipe 1 dan gula darah Anda tinggi, Anda perlu melakukan pemeriksaan keton dalam urin Anda. Bila Anda memiliki keton, jangan berolahraga. Jika Anda memiliki diabetes tipe 2 dan gula darah Anda tinggi, Anda juga harus memastikan bahwa tidak ada keton dalam urin Anda dan bahwa Anda terhidrasi dengan baik. Maka dokter mungkin memberikan izin untuk berolahraga dengan hati-hati selama Anda merasa sanggup melakukannya.

 

Perawatan Darurat untuk Diabetes Hiperglikemia Parah

Jika Anda memiliki tanda-tanda dan gejala ketoasidosis diabetik dan sindrom hiperglikemik hiperosmolar, Anda mungkin harus dirawat di ruang gawat darurat di rumah sakit. Perawatan darurat dapat menurunkan gula darah Anda ke kisaran normal.

Pergi ke rumah sakit segera jika:

  • Anda sakit dan tidak bisa mengonsumsi makanan atau cairan.
  • Kadar glukosa darah Anda secara terus-menerus di atas 240 mg / dL (13 mmol / L) dan Anda memiliki keton dalam urin Anda.   – Cara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia

Periksakan diri ke dokter jika:

  • Anda mengalami diare atau muntah yang sedang berlangsung, tetapi Anda dapat mengonsumsi beberapa makanan atau minuman.
  • Anda mengalami demam yang berlangsung lebih dari 24 jam.
  • Glukosa darah Anda lebih dari 240 mg / dL (13 mmol / L) meskipun Anda telah mengonsumsi obat diabetes Anda.   – Cara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia
  • Anda memiliki kesulitan menjaga kadar glukosa darah Anda dalam rentang yang diinginkan.   – Cara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia

 

Pencegahan Diabetes Hiperglikemia

Tindakan terbaik adalah dengan melatih manajemen diabetes yang baik dan belajar bagaimana mendeteksi hiperglikemia sehingga Anda dapat mengatasinya sejak dini sebelum memburuk.   – Cara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia

Berikut saran dapat membantu menjaga gula darah Anda dalam rentang target Anda:

  • Ikuti rencana makanan diabetes Anda. Jika Anda mengonsumsi insulin atau obat diabetes oral, penting bahwa Anda harus konsisten tentang jumlah dan waktu Anda untuk makan berat dan ringan. Makanan yang Anda makan harus seimbang dengan insulin yang bekerja dalam tubuh Anda.   – Cara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia
  • Awasi kadar gula darah Anda. Tergantung pada rencana pengobatan Anda, Anda dapat memeriksa dan mencatat tingkat gula darah Anda beberapa kali seminggu atau beberapa kali sehari. Pemantauan secara saksama adalah satu-satunya cara untuk memastikan bahwa tingkat gula darah Anda tetap dalam jangkauan target. Buat catatan saat pembacaan glukosa Anda berada di atas atau di bawah kisaran tujuan Anda.   – Cara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia
  • Konsumsi obat yang diresepkan oleh dokter.
  • Sesuaikan obat Anda jika Anda mengubah aktivitas fisik Anda. Penyesuaian tergantung pada hasil tes gula darah dan pada jenis dan durasi aktivitas.

 

Cara Mengatasi Diabetes Hiperglikemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Hiperglikemia

Diabetes Hiperglikemia

Diabetes Hiperglikemia

Diabetes Hiperglikemia adalah istilah medis untuk keadaan di mana kadar gula dalam darah lebih tinggi dari nilai normal. Dalam keadaan normal, gula darah berkisar antara 70 – 100 mg/dL. Kadar gula biasanya sedikit meningkat dari nilai normal sesaat sesudah makan, tapi keadaan ini tidak dianggap hiperglikemia.

Diabetes Hiperglikemia yang berlangsung lama dan terus menerus dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi pada organ tubuh, misalnya komplikasi mata, ginjal, jantung, dan lain-lain. Hiperglikemia berarti terlalu banyak glukosa yang beredar dalam darah sehingga kalau diukur gula darah begitu tinggi, yaitu diatas normal (Normal = 60-110 mg/dL) ini berkebalikan dengan hipoglikemia. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi adalah diabetes melitus yang dapat disebabkan oleh sindrom Cushing dan penyakit. Tanpa pengobatan, diabetes dapat merusak organ-organ dalam tubuh, termasuk ginjal, mata dan saraf. Ini juga merupakan faktor risiko penting terjadinya penyakit jantung koroner dan penyakit pembuluh darah lainnya.

 

Penyebab Diabetes Hiperglikemia

Diabetes Hiperglikemia dapat disebabkan oleh berbagai hal, diantaramya :

  • Sindrom Cushing. Gangguan hormonal yang ditandai dengan tingginya kadar hormon steroid yang bertindak seperti kortisol, yang biasanya diproduksi oleh kelenjar adrenal. Bisa terjadi karena tumor hipofisis dan kelenjar adrenal, tumor tertentu di daerah lain dari tubuh, dan terapi obat steroid.
  • Pankreatitis. Pankreas adalah organ pembuat hormon insulin. Pankreatitis adalah peradangan pada pankreas, yang dapat berupa akut atau kronis. Pecandu alkohol adalah salah satu kelompok berisiko mengalami pankreatitis.
  • Akromegali. Sekresi hormon pertumbuhan yang berlebihan
  • Obat-obatan tertentu. Termasuk beberapa diuretik (obat yang menghilangkan air dari tubuh) dan steroid
  • Penyakit hati. Seperti sirosis hati.

Pada diabetes melitus, gula menumpuk dalam darah karena gagal masuk ke dalam sel. Kegagalan tersebut terjadi akibat hormon yang membantu masuknya gula darah, yaitu hormon insulin, jumlahnya kurang atau cacat fungsi. Hormon insulin diproduksi oleh pankreas.

Selain penyakit diabetes melitus, gula darah juga dapat meningkat pada keadaan berikut:

  • Gangguan pankreas, misalnya peradangan atau kanker pankreas;
  • Stres kejiwaan misalnya akibat konflik keluarga, rumah tangga, pekerjaan, dan lain-lain;
  • Penyakit berat seperti serangan jantung, stroke, kecelakaan, kanker, dan lain-lain;
  • Obat-obatan tertentu seperti prednison, estrogen, penghambat beta, glukagon, pil kontrasepsi, fenotiazin, dan lain-lain.

Selain yang telah disebutkan di atas, masih banyak keadaan yang dapat menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah.

 

Gejala Diabetes Hiperglikemia

Diabetes Hiperglikemia tidak menimbulkan gejala yang signifikan kecuali jika kadarnya sudah diatas 200 mg/dL. Hiperglikemia berat biasanya akan menyebabkan gejala-gejala berupa:Diabetes Hiperglikemia

  • Sering kencing
  • Cepat haus
  • Cepat lapar
  • Pandangan kabur
  • Rasa lelah
  • Sakit kepala
  • Susah berpikir dan berkonsentrasi.

Jika Diabetes Hiperglikemia berlangsung lama maka akan timbul komplikasi berupa kerusakan saraf, kerusakan sistem kekebalan tubuh, pandangan kabur, kerusakan pembuluh darah, dan kerusakan ginjal.

 

Pengobatan Diabetes Hiperglikemia

Diabetes Hiperglikemia ringan atau sementara umumnya tidak membutuhkan pengobatan medis. Untuk penderita seperti ini, pola hidup sehat berupa menu makanan seimbang, olah raga teratur, berhenti merokok dan minum alkohol, mengelola stres dan lain-lain, dapat menormalkan kembali kadar gula darah.

Lain halnya dengan Diabetes Hiperglikemia berat seperti pada penyakit diabetes mellitus. Diabetes Hiperglikemia jenis ini diatasi dengan suntikan insulin atau konsumsi obat antidiabetes seperti glibenklamid, metformin, dan lain-lain.

Diabetes Hiperglikemia karena kondisi selain diabetes melitus biasanya diatasi dengan cara mengobati penyebab dasarnya, misalnya jika karena pil KB maka harus dihentikan pemakaiannya, atau jika terjadi akibat stres, maka harus melakukan konsultasi.

 

Diabetes Hiperglikemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes

Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes

Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes

Apakah Anda tahu apa itu penyakit diabetes melitus? diabetes melitus atau biasa disebut kencing adalah penyakit yang disebabkan karena kelainan sistem metabolisme pada tubuh yang disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktor terjadinya diabetes melitus adalah faktor keturunan dan kadar glukosa yang tinggi pada tumbuh. Diabetes melitus dapat menyerang siapa aja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

 

Komplikasi Diabetes

Beberapa peneliti mengatakan bahwa penyakit diabetes merupakan salah satu penyakit penyebab terjadinya penyakit lain, seperti :

Penyakit Alzheimer, sindrom Down, penyakit Huntington, kelainan Mitokondria, Distrofi Miotonis, penyakit Parkinson, Obesitas, sindrom Prader-Willi, sindrom Werner, sindrom Wolfram, Leukoaraiosis, Demensia, Hipotiroidisme, Hipertiroidisme, Hipogonadisme, dll.

 

Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes

Bagi penderita penyakit diabetes melitus tentu saja harus menjaga asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Makanan yang baik untuk penyakit diabetes melitus salah satunya adalah sayuran dan buah. Tetapi tidak semua buah baik untuk penderita diabetes. Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes diantaranya sebagai berikut :

 

  1. Kiwi

Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes yang pertama yaitu buah kiwi. Buah kiwi memiliki rasa yang asam dan memiliki banyak mineral. Salah satu khasiat dari buah kiwi adalah untuk menurunkan kadar gula atau glukosa dalam tubuh. Selain itu, buah kiwi juga dapat mencegah penyakit jantung, kanker usus besar, asma, dan obesitas. Kandungan yang terdapat pada buah kiwi adalah Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, dan Flavonoid. Kabarnya kandungan vitamin C pada buah kiwi lwbih besar dari pada kandungan vitamin C pada buah jeruk.

 

  1. Duwet

Buah yang Baik Untuk Penderita DiabetesDuwet biasa juga disebut dengan buah jamblang. Buah ini memang belum begitu terkenal di Indonesia. Buah duwet dipercaya sebagai Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes karena dapat menyembuhkan luka pada penderita diabetes.

 

  1. Ceri

Buah ceri memiliki rasa yang cukup manis. Buah ceri mengandung antioksidan, kalium, vitamin C, Beta karoten, zat besi, serat, folat, dan anthocyanin. Anthocyanin pada buah ceri dipercaya dapat menurunkan kadar gula pada tubuh dan dapat meningkatkan insulin hingga 50%. Maka dari itu buah ceri juga dipercaya sebagai Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes.

 

  1. Jambu biji

Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes yang berikutnya yaitu buah jambu biji. Buah jambu biji memiliki serat yang cukup baik. Jambu biji juga mengandung vitamin C yang tinggi dan Vitamin A. Jambu biji ini sangat cocok untuk penderita diabetes dan juga cocok untuk mengatasi sembelit.

 

  1. Persik

Buah persik memiliki kandungan Vitamin A Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetesdan Vitamin C yang sangat baik, akan tetapi buah ini rendah karbohidrat. Kandungan glukosa pada 100 gram buah persik hanya 8,4 gram. Artinya kandungan glukosa pada buah persik cukup rendah dan dapat membantu menjaga kadar gula dalam darah tetap stabil. Walau tidak begitu familiar di Indonesia tetapi buah ini juga mempunyai manfaat sebagai Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes.

 

  1. Apel

Kandungan dan manfaat pada buah apel memang cukup banyak. Kandungan yang terdapat pada buah apel, yaitu vitamin C, serat yang tinggi, antioksidan, dan pektin. Kandungan pektin dalam buah apel dipercaya juga dapat menjadi bahan detoksifikasi tubuh yang alami. Selain itu pektin juga dipercaya dapat menurunkan kebutuhan insulin pada penderita diabetes. Buah apel ini adalah Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes.

 

  1. Jeruk

Banyak orang yang sudah mengetahui bahwa kandungan vitamin C pada buah jeruk sangatlah banyak. Selain itu buah jeruk juga mengandung kalium. Tetapi banyak orang yang tidak mengetahui manfaat lainnya dari buah jeruk ini, karena buah jeruk ini juga dipercaya sebagai Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes.

 

  1. Melon

Buah melon mengandung vitamin B , vitamin C, betakaroten, kalium, dan likopen. Kandungan glukosa pada buah melon cukup rendah sehingga buah ini juga dipercaya banyak orang sebagai Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes.

 

  1. Semangka

Semangka masuk dalam buah yang memiliki kadar glukosa yang sedikit. Semangka juga memiliki mineral yang sangat banyak. Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes yang satu ini memang banyak penggemarnya baik dari kalangan penderita diabetes maupun non-diabetes. Tetapi mengkonsumsi semangka tidak boleh berlebihan, karena akan menimbulkan naiknya kadar lycopene yang ada dalam buah semangka tersebut dan akan berakibat pada Gastrointestinal.

 

  1. Pir

Buah pir mengandung banyak sekali mineral, Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin, B2, Vitamin C, Vitamin E, fosfor, kalsium, kalium, zat besi, dan magnesium. Manfaat dari buah pir adalah menurunkan berat badan, membantu sistem kekebalan tubuh, sebagai antioksidan, dan menurunkan kadar gula dalam darah.

 

  1. Berries

Buah yang Baik Untuk Penderita DiabetesBuah berries memang terkenal mengandung banyak manfaat. Salah satunya yaitu buah berries merupakan Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes. Berries mengandung Vitamin C, asam folat, dan tinggi serat, sehingga juga dapat membantu melancarkan pencernaan.

 

  1. Delima

Delima dipercaya sebagai sebagai buah antioksidan yang sangat baik. Selain itu, buah delima juga sebagai mencegah kanker, menjaga tekanan darah, mencegah anemia, menjaga kelembaban kulit, melindungi jantung, dan menurunkan kolesterol. Tidak hanya itu buah delima juga sudah terbukti sebagai salah satu Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes.

 

  1. Nangka

Nangka dapat membantu resisten insulin dalam tubuh. Selain itu nangka mengandung Vitamin A dan Vitamin C. Nangka merupakan Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes.

 

  1. Belimbing

Buah belimbing berguna untuk mengantur kontrol kadar gula darah dalam tubuh. Bagi penderita darah tinggi belimbing juga berfungsi untuk menurunkan tekanan darah dalam tubuh. Selain itu belimbing juga berfungsi untuk menjaga sistem pencernaan, merawat kulit, mencegah timbulnya jerawat, dan mencegah penyakit stroke.

 

  1. Buah Naga

Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes yang terakhir yaitu buah naga. Khususnya buah naga putih sangat ampuh membantu diet buah untuk diabetes anda, buah naga memiliki kandungan gula yang sangat sedikit sehingga aman untuk anda konsumsi.

 

Demikianlah beberapa informasi mengenai Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes, semoga ulasan diatas bermanfaat untuk Anda terutama bagi Anda penderita diabetes.

 

 

Buah yang Baik Untuk Penderita Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mengobati Diabetes Secara Alami

Cara Mengobati Diabetes Secara Alami

Cara Mengobati Diabetes Secara Alami

Cara Mengobati Diabetes Secara Alami – Diabetes yang disebut juga kencing manis adalah salah satu penyakit yang lazim diderita oleh orang dewasa dibandingkan anak-anak. Kencing manis adalah penyakit dimana tubuh kita mempunyai kadar gula di dalam darah yang berlebihan atau lebih tinggi dari kebutuhan tubuh kita. Kencing manis tentunya tidak terjadi begitu saja tanpa sebab. Gaya hidup yang kurang seimbang dan tidak sehat akan menyebabkan penyakit diabetes hinggap di tubuh Anda. Dan berikut ini penjelasan yang lebih rinci mengenai sebab datangnya penyakit kencing manis.

 

Penyebab Diabetes

  1. Kebiasaan merokok

Rokok megandung puluhan racun di dalamnya. Tentu saja racun-racun ini akan menyebabkan datangnya berbagai macam penyakit yang akan bersarang di tubuh Anda. Salah satunya adalah penyakit kencing manis. Tidak hanya perokok aktif saja yang beresiko terkena kencing manis. Perokok pasif yang hanya menghirup asapnya juga mempunyai resiko terkena penyakit kencing manis meskipun resiko yang ditimbulkan lebih kecil. – Cara Mengobati Diabetes Secara Alami

  1. Minuman berkarbonasi (Soda)

Minuman berkarbonasi mengandung bayak pemanis buatan di dalamnya. Jika Anda mengkonsumsi minuman soda dalam jangka waktu lama, maka kadar gula di dalam darah Anda akan semakin menumpuk dan menyebabkan Anda terkena kencing manis.

  1. Minum teh manis

Teh manis tentu saja mengandung gula. Jika Anda mengkonsumsinya dengan porsi normal maka teh manis tidak akan menimbulkan efek samping apapun. Tapi lain ceritanya jika Anda mengkonsumsi minuman ini secara berlebihan. Kadar gula dalam darah Anda akan naik dan menyebabkan Anda terserang penyakit diabetes.

  1. Mengkonsumsi gorengan

Gorengan adalah makanan yang proses memasaknya menggunakan minyak kelapa atau minyak sayur. Dalam ninyak tersebut terkandung banyak kolesterol, apalagi jika minyak sudah berubah dipakai berulang kali dan warnanya menjadi hitam. Minyak seperti ini mengandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh kita. Sebuah penelitian membuktikan bahwa makan gorengan terlalu sering akan meningkatkan resiko terkena kencing manis.

  1. Kurang olahraga

Lemak di dalam tubuh kita terbakar salah satunya saat kita berolahraga. Jika kita kekurangan olahraga maka maka tubuh kita akan mengandung banyak lemak jahat dan mengundang penyakit kencing manis mendekat kepada Anda.

– Cara Mengobati Diabetes Secara Alami

 

Cara Mengobati Diabetes Secara Alami

Biasanya, masyarakat umum menggantungkan hidupnya pada obat-obatan kimia setelah mereka terkena kencing manis. Anda tidak perlu menghabiskan uang untuk menggantungkan hidup Anda pada obat kimia. Lakukanlah pengobatan dengan bahan alami untuk mengatasi diabetes. Bahan-bahan alami tidak mempunyai efek samping apapun bagi tubuh kita. Banyak hal yang bisa menjadi Cara Mengobati Diabetes Secara Alami seperti cara-cara berikut ini :

  1. Brotowali

Cara Mengobati Diabetes Secara Alami yang pertama dengan mengonsumsi daun brotowali. Brotowali memiliki rasa yang pahit. Tapi dibalik rasanya yang pahit itu tersimpan manfaat unuk menurunkan kadar gula di dalam tubuh kita. Cara Mengobati Diabetes Secara Alami dengan hai ini yaitu dengan merebus batang brotowali lalu minum air rebusannya setalah makan. Lakukan setiap hari agar hasilnya maksimal.

  1. Kayu manis

Cara Mengobati Diabetes Secara Alami yang kedua dengan mengonsumsi kayu manis. Kayu manis adalah salah satu rempah-rempah yang memiliki manfaat untuk menangkal radikal bebas untuk masuk ke tubuh kita. Untuk mengobati kencing manis, tambahkan kayu manis atau bubuknya pada makan kita sehari-hari.

  1. Pare

Cara Mengobati Diabetes Secara AlaCara Mengobati Diabetes Secara Alamimi yang berikutnya yaitu dengan mengonsumsi buah pare. Minum jus pare sekali seminggu untuk menurunkan kadar gula di dalam darah dan untuk meningkatkan produksi insulin yang akan menurunkan kadar gula di dalam darah kita.

  1. Buncis

Selain pare, buncis juga dapat menurunkan kadar gula dalam darah karena memicu tubuh untuk memproduksi insulin. Cara Mengobati Diabetes Secara Alami yang satu ini sangat mudah untuk kita bisa coba sendiri dirumah dengan cara di rebus langsung atau dijadikan sayur soup.

  1. Gingseng

Gingseng dapat menurunkan kadar gula darah, selain itu juga dapat digunakan untuk menambah stamina Anda. Cara Mengobati Diabetes Secara Alami mungkin agak sulit kita lakukan karena gingseng biasa hanya dijadikan untuk jamu jarang sekali mencampurkan gingseng ke dalam makanan sehari-hari kita.

  1. Mengkudu

Sari dari buah mengkudu matang mampu memperbaiki sel-sel penghasil insulin dalam tubuh kita. Lumatkan dua buah mengkudu matang lalu peras airnya dan minum untuk membantu penyembuhan kencing manis Anda. Cara Mengobati Diabetes Secara Alami ini adalah cara yang paling sering dicoba oleh penderita di Indonesia.

  1. Daun Sirsak

Khasiat daun sirsak memang sudah mendunia. Bahkan daun buah yang enak ini bisa menyembuhkan sakit kencing manis. Cara Mengobati Diabetes Secara Alami ini adalah cara yang sangat diminati olehpara penderita diabetes di Indonesia. Selain khasiatnya namun rasanya pun enak.

  1. Daun Sambiloto

Khasiat daru daun sambiloto ini sudah tidak diragukan lagi ada banyak penyakit kronis yang bisa disembuhkan dengan bantuan herbal alami berbahan sambiloto ini. Cara Mengobati Diabetes Secara Alami ini tidak hanya untuk diabetes saja namun penyakit yang lainnya pun bisa juga menggunakan daun ini sebagai penyembuhan atau obat yang bisa dibuat ramuan alami.

Itulah beberapa Cara Mengobati Diabetes Secara Alami yang dapat Anda pilih untuk menyembuhkan kencing manis (diabetes). Pengobatan alami memang membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk melihat hasil yang nyata. Semoga Cara Mengobati Diabetes Secara Alami ini bermanfaat untuk Anda dan Anda lekas sembuh.

 

 

Cara Mengobati Diabetes Secara Alami

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Diabetes

Cara Mencegah Diabetes

Cara Mencegah Diabetes

Cara Mencegah Diabetes – Meskipun faktor genetik mempengaruhi perkembangan penyakit diabetes melitus, namun faktor perilaku dan gaya hidup juga besar pengaruhnya. Oleh karena itu kita bisa melakukan upaya atau cara untuk mencegah diabetes atau kencing manis ini.

Faktor gaya hidup dan diperilaku yang berperan penting dalam diabetes adalah kelebihan berat badan, kurang olahraga atau aktifitas fisik, makan makanan yang kurang serat, merokok, dan konsumsi alkohol.

 

Cara Mencegah Diabetes

Cara Mencegah Diabetes sebenarnya cukup mudah kita lakukan dengan melakukan beberapa perubahan pada gaya hidup di atas secara dramatis dapat menurunkan kemungkinan terkena diabetes melitus. Hal yang sama juga dapat menurunkan kemungkinan terkena penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. Jadi bisa dikatakan sekali mendayung 2-3 pulau terlampaui.

  1. Jaga berat badan ideal.

Cara Mencegah Diabetes yang pertama yaitu dengan menjaga berat badan Anda tetap ideal. Kelebihan berat badan adalah penyebab diabetes yang paling penting. Kelebihan berat badan meningkatkan kemungkinan mengembangkan diabetes tipe 2 7× lipat. Obesitas membuat seseorang 20 sampai 40 × lebih mungkin untuk mengembangkan diabetes dibanding seseorang dengan berat badan ideal yang sehat.

  1. Aktifitas fisik selalu.

Aktif secara fisik dapat mencegah diabetes. Otot yang selalu bekerja lebih keras akan meningkatkan kemampuannya untuk menggunakan insulin dan menyerap glukosa. Cara Mencegah Diabetes dengan berjalan cepat selama 30 menit setiap hari dapat mengurangi risiko diabetes sebesar 30%. Namun demikian tidak hanya jalan cepat, berlari, berenang, bersepeda juga memiliki manfaat yang tidak jauh berbeda. Cara Mencegah Diabetes dengan cara ini sebenarnya sangat mudah kita lakukan, kalau Anda tidak punya waktu untuk beraktivitas fisik karena bekerja, mungkin sesekali waktu pergi kerja Anda bisa menggunakan sepeda untuk transportasi ketika pergi bekerja.

  1. Matikan televisi.

Cara Mencegah Diabetes yang berikutnya yaitu dengan matikan televisi atau menonton televisi tidak dalam waktu yang lama. Karena menonton televisi dalam waktu lama tampaknya akan meningkatkan risiko diabetes, karena itu akan mencegah seseorang untuk aktif secara fisik. Setiap 2 jam seseorang menghabiskan waktunya untuk menonton TV, dan tidak pernah olah raga akan meningkatkan kemungkinan terkena diabetes sebesar 20%; juga meningkatkan risiko penyakit jantung (15%), dan kematian dini (13%). Semakin banyak orang menonton televisi, semakin besar kemungkinan mereka untuk menjadi kelebihan berat badan atau obesitas, dan ini akan meningkatkan risiko diabetes. Pola diet yang tidak sehat biasanya juga sangat erat kaitannya dengan menonton TV, makanya jadi seperti ini dampaknya.

  1. Makanan sehat.

Ada empat Cara Mencegah Diabetes dengan merubah pola makan yang dapat memiliki dampak besar, sehingga dapat mencegah penyakit diabetes sebagai berikut:

  • Pilih biji-bijian, buah dan sayur. Cara Mencegah Diabetes dengan mengonsumsi biji-bijian buah dan sayur. Ada bukti yang meyakinkan bahwa biji-bijian melindungi tubuh terhadap diabetes, sedangkan diet kaya karbohidrCara Mencegah Diabetesat olahan menyebabkan peningkatan risiko. Makanan berserat (buah-sayur) dan biji-bijian akan membuat enzim pencernaan lebih sulit untuk memecah pati menjadi glukosa. Dengan demikian, kadar gula darah akan naik secara perlahan. Akibatnya, produksi insulin juga santai sehingga dapat membantu mencegah diabetes. Seluruh biji-bijian juga kaya akan vitamin, mineral, dan phytochemical yang dapat membantu mengurangi risiko diabetes. Sebaliknya, roti putih, nasi putih, kentang tumbuk, donat, dan banyak sereal sarapan memiliki indeks glikemik tinggi. Itu berarti dapat menyebabkan lonjakan berkelanjutan gula darah dan insulin, yang pada gilirannya dapat menyebabkan risiko diabetes meningkat.
  • Hindari minuman manis. Minuman manis memiliki beban glikemik tinggi sehingga akan meningkatkan risiko diabetes. Maka dari itu, untuk Cara Mencegah Diabetes, ketika Anda meninginkan minuman manis, maka buatlah jus buah atau teh dan kopi dengan sedikit gula, dan perbanyaklah minum air putih.
  • Pilih lemak yang baik. Cara Mencegah Diabetes yang paling sering disarankan yaitu dengan mengonsumsi lemak baik. Lemak baik, contohnya lemak tak jenuh ganda yang banyak ditemukan dalam minyak sayur cair (vegetable oils), kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak ikan dapat membantu menangkal diabetes. Lemak trans melakukan hal sebaliknya, contohnya pada margarin, goreng-gorengan, rendang, bersantan, dan makanan yang digoreng di sebagian besar restoran cepat saji.
  • Batasi daging merah. Bukti yang kuat menunjukkan bahwa makan daging merah (sapi, babi, domba) meningkatkan risiko diabetes. Namun, kabar baiknya, kita dapat mencegah diabetes dengan cara mengganti daging merah atau olahannya dengan sumber protein yang lebih sehat seperti kacang-kacangan, susu rendah lemak, unggas, atau ikan, atau biji-bijian. Hal ini akan menurunkan risiko diabetes hingga 35%. Jika Anda sering mengonsumsi daging merah Cara Mencegah Diabetes yang efektif yaitu dengan membatasi konsumsi daging merah tersebut.
  1. Berhenti merokok.

Diabetes melitus telah ditambahkan dalam daftar panjang masalah kesehatan terkait dengan merokok. Pada perokok, sekitar 50% lebih mungkin mengembangkan diabetes daripada bukan perokok, dan perokok berat memiliki risiko yang lebih tinggi. Cara Mencegah Diabetes yang efektif yaitu dengan berhenti merokok mulai sekarang.

  1. Kurangi alkohol.

Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsiCara Mencegah Diabetes alkohol dalam jumlah moderat maksimal 1 gelas/hari pada wanita dan 2 gelas sehari untuk pria menurunkan risiko diabetes tipe 2. Jika selama Anda sudah rajin minum alkohol, kuncinya adalah jaga konsumsi dalam kisaran moderat, karena jumlah yang lebih banyak bisa meningkatkan risiko diabetes. Namun demikian, Cara Mencegah Diabetes jika saat ini Anda tidak minum alkohol, maka tidak perlu juga untuk memulainya. Karena lebih baik jaga berat badan, berolahraga lebih banyak, dan mengubah pola makan yang lebih sehat.

  1. Mengontrol tekanan darah.

Kebanyakan orang bisa melakukan hal ini dengan olahraga teratur, diet seimbang dan dengan menjaga berat badan yang sehat. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin perlu obat yang diresepkan oleh dokter. Cara Mencegah Diabetes yang sering dianjurkan juga dengan mengontrol tekanan darah secara rutin.

  1. Temui Dokter.

Untuk pemeriksaan rutin ketika Anda beranjak tua, merupakan ide yang baik untuk secara teratur memeriksakan kadar glukosa darah, tekanan darah dan kolesterol darah. Cara Mencegah Diabetes yang terakhir mungkin Anda bisa menemui dokter yang biasa Anda jumpai untuk konsultasi dengan masalah penyakit Anda.

 

Kunci untuk dalam Cara Mencegah Diabetes adalah terdiri dari lima kata: tetap langsing dan tetap aktif.

 

Cara Mencegah Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kebiasaan Penyebab Diabetes

Kebiasaan Penyebab Diabetes

Kebiasaan Penyebab Diabetes

Kebiasaan Penyebab Diabetes – Diabetes adalah penyakit kronis (menahun) yang terjadi ketika pankreas (kelenjar ludah perut) tidak memproduksi cukup insulin, atau ketika tubuh tidak secara efektif menggunakan insulin. Diabetes biasa ditandai dengan kadar gula darah di atas normal. Berikut ini kita akan menjelaskan apa saja yang Kebiasaan Penyebab Diabetes yang sering kita abaikan tetapi mengancam kesehatan tubuh kita, diantaranya :

 

  1. Teh manis

Kebiasaan Penyebab Diabetes yang pertama yaitu Teh manis. Penjelasannya sederhana tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes. – Kebiasaan Penyebab Diabetes

Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari 2 sendok teh sehari.

 

  1. Gorengan

Kebiasaan Penyebab Diabetes yang kedua yaitu gorengan. Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.

Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.

 

  1. Kebiasaan Penyebab Diabetes karena suka ngemil

Kebiasaan Penyebab Diabetes yanKebiasaan Penyebab Diabetesg selalu kita anggap remeh yaitu kebiasaan suka / sering ngemil. Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah. – Kebiasaan Penyebab Diabetes

Pengganti: Buah potong segar.

 

  1. Kurang tidur

Kebiasaan Penyebab Diabetes lainnya yaitu kurang tidur. Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik. – Kebiasaan Penyebab Diabetes

Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.

 

  1. Malas beraktivitas fisik

Kebiasaan Penyebab Diabetes yang juga memicu penyakit diabetes adalah malas beraktivitas fisik. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 % dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk penyakit tidak menular di kawasan Pasifik Barat. Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.

Solusi: Bersepeda ke kantor.

 

  1. Sering stres

Kebiasaan Penyebab Diabetes lainnya karena sering mengalami stres. Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjirKebiasaan Penyebab Diabetes besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.

Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.

 

  1. Kecanduan rokok

Kebiasaan Penyebab Diabetes yang sering juga di anggap remeh atau bahkan tidak dipedulikan adalah kebiasaan merokok. Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 %. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.

Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.

 

  1. Menggunakan pil kontrasepsi

Kebiasaan Penyebab Diabetes juga dikarenakan terlalu banyak menggunakan pil kontrasepsi. Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.

Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun.

 

  1. Takut kulit jadi hitam

Kebiasaan Penyebab Diabetes yang selalu dianggap remeh berikutnya adalah takut kulit menjadi hitam, biasanya kebiasaan ini sering terjadi pada wanita. Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah. – Kebiasaan Penyebab Diabetes

Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum “berjemur” di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit.

 

  1. Keranjingan soda

Kebiasaan Penyebab Diabetes yang terakhir juga karena sering mengonsumsi minuman bersoda. Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak. – Kebiasaan Penyebab Diabetes

Pengganti: Jus dingin tanpa gula.

 

Itulah beberapa Kebiasaan Penyebab Diabetes yang sering di anggap remeh oleh sebagian banyak orang baik wanita maupn pria. Sebaiknya agar kita terhindar dari penyakit diabetes maka seimbangkanlah antara pola makan dan pola hidup yang sehat. Semoga artikel ini bermanfaat… 🙂 – Kebiasaan Penyebab Diabetes

 

Kebiasaan Penyebab Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment