Cuka Apel Pengobatan Alternatif Diabetes

Cuka Apel Pengobatan Alternatif Diabetes

Cuka Apel Pengobatan Alternatif Diabetes

Manfaat cuka apel pengobatan alternatif diabetes tipe 2 cukup menakjubkan, bahkan bisa memiliki manfaat sekelas 3 obat diabetes, yaitu acarbose, metformin, dan nateglinida. Khasiat cuka apel bagi diabetes tipe 1 dan 2 adalah menurunkan glukosa postprandial (gula darah setelah makan) pada sekitar 30% sampai 70% dari nilai A1C. Bagaimana cuka bisa memberi manfaat? Saya rasa itu ada hubungannya dengan kebiasaan sehat orang-orang dahulu. Setiap kita makan karbohidrat dalam bentuk kompleks, usus butuh waktu lama untuk memecahnya.

Cuka apel memberi sinyal kepada pankreas untuk mempersiapkan diri memproduksi insulin. Bagi penderita diabetes, karbohidrat kompleks bisa macet di pencernaan akibat tak ada atau tak cukup insulin untuk mengkonvertnya. Minum sedikit cuka sebelum makan akan membantu memecahkan masalah.

 

Manfaat Cuka Apel Pengobatan Alternatif Diabetes

Dalam sebuah studi dari Arizona State University, beberapa orang minum 20 gram cuka sari apel, 40 gram air, dan 1 sendok teh sakarin dengan setiap makan. (Saya pikir pemanis stevia mungkin lebih baik dari sakarin, tetapi beda orang beda selera.)

Hasil penelitian, orang-orang yang menderita resistensi insulin (gejala diabetes tipe2) yang minum cuka sari apel, memiliki tingkat glukosa postprandial (setelah makan) pada 34% lebih rendah dibandingkan dengan kontrol. Dengan demikian, cuka apel memberi manfaat:

 

  1. Cuka apel pengobatan alternatif diabetes memperlambat penyerapan glukosa dalam darah

Kinerja cuka apel pada glukosa postprandial telah ditemukan bahwa cuka bisa memperlambat penyerapan karbohidrat ke dalam darah, atau memperlambat perubahan pati menjadi gula. Cara kerja cuka apel pengobatan alternatif diabetes meniru kerja obat seperti acarbose (nama merek Precose).

 

  1. Cuka apel menurunkan tingkat glukosa setelah makan

Pada tahun 2004 studi juga melaporkan bahwa cuka mengurangi tingkat glukosa postprandial pada orang dengan resisten insulin parah dan menunjukkan bahwa cuka apel pengobatan alternatif diabetes bisa meningkatkan sensitivitas insulin. Kinerja ini mirip dengan metformin.

 

  1. Cuka apel mengurangi tingkat glukosa darah puasa

Sekarang, beberapa penelitian lain telah menemukan bahwa minum cuka apel pada sebelum tidur akan mengurangi tingkat glukosa darah puasa di pagi hari. Ini menunjukkan bahwa cuka sari apel juga bekerja meningkatkan produksi insulin, seperti cara kerja obat nateglinida (produk Starlix.)

 

  1. Cuka apel dapat mengontrol dan menurunkan berat badan

Cuka Apel Pengobatan Alternatif DiabetesCuka apel pengobatan alternatif diabetes berfungsi menghambat aktivitas metabolisme karbohidrat dan aktifitas enzim, termasuk amilase, sukrase, maltase, dan laktase. Akibatnya, beberapa gula dan pati tanpa dicerna sehingga menunda pengosongan makanan dari lambung. Dari proses ini kita dapat menyimpulkan bahwa cuka sari apel bersifat mengurangi nafsu makan sehingga cocok untuk diet menurunkan berat badan.

 

  1. Cuka apel pengobatan alternatif diabetes dan pre diabetes

Seperti paparan tulisan di atas, cuka apel pengobatan alternatif diabetes secara signifikan mengurangi tingkat konsentrasi glukosa darah pada orang non-diabetes dan pada orang dengan diabetes, baik setelah makan dan setelah bangun di pagi hari.

Penurunan kadar glukosa darah ini menyimpulkan untuk beberapa penelitian bahwa cuka apel pengobatan alternatif diabetes mendukung terapi pengobatan pada orang yang berisiko untuk diabetes tipe 2, termasuk mereka yang didiagnosis dengan prediabetes.

 

  1. Cuka sari apel mendukung tingkat immunitas dan mencegah sembelit

Gunakan cuka apel pengobatan alternatif diabetes apel tanpa disaring. Ada gumpalan seperti awan di dalam botol. Gumpalan itu dikenal sebagai “ibu proven,” yang penuh probiotik dan bakteri menguntungkan lainnya, ini mendukung fungsi kekebalan tubuh untuk sebagian orang, bahkan membantu mencegah sembelit, dikutip dari kata Davis Michael Dansinger, MD, direktur Program Gaya Hidup dan Pembinaan Diabetes di Tufts University.

 

Untuk lebih aman dalam rangka menghindari efek samping, konsultasikan masalah ini dengan dokter atau ahli medis ketika anda tertarik untuk mengonsumsi cuka apel pengobatan alternatif diabetes. Meskipun banyak manfaat yang diambil dari cuka apel pengobatan alternatif diabetes, olahraga teratur, dan kebiasaan makan sehat adalah pilar utama dalam kontrol diabetes. Belum ada yang mengganti posisi ke dua pengobatan tersebut.

American Diabetes Association tidak merekomendasikan penggunaan cuka apel karena belum cukup bukti bahwa itu aman bagi diabetes dan menyarankan hati-hati ketika ingin mengonsumsinya agar Anda bisa menghindari beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Semoga bermanfaat..

 

 

Cuka Apel Pengobatan Alternatif Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hipertensi Pada Diabetes

Hipertensi Pada Diabetes

Hipertensi Pada Diabetes

Hipertensi Pada Diabetes – Tekanan darah tinggi, atau hipertensi, merupakan kondisi yang sering mempengaruhi orang-orang dengan penyakit diabetes melitus tipe 1 dan 2. Tidak diketahui secara pasti, mengapa diabetes menyebabkan tekanan darah tinggi. Tetapi secara umum, obesitas, tinggi lemak, tinggi sodium, dan minimnya aktifitas fisik telah diasumsikan sebagai penyebab hipertensi.

Gula darah tinggi yang berulang dapat merusak serabut saraf halus, menyebabkan neuropati diabetes (kerusakan saraf). Meski penyebab tidak sepenuhnya jelas, namun kombinasi dari faktor hiperglikemik mungkin memainkan peran, termasuk kerusakan kompleks antara saraf dan pembuluh darah. Gula darah tinggi mengganggu kemampuan saraf untuk mengirimkan sinyal yg melemahkan dinding pembuluh darah kapiler untukmemasok saraf dengan oksigen dan nutrisi.

Salah satu alasan penting, kenapa hipertensi pada diabetes bisa terjadi adalah karena mereka menderita komplikasi neuropati otonom, atau kerusakan saraf otonom. Sistem saraf otonom ini berperan mengontrol hati, kandung kemih, paru-paru, lambung, usus, jantung dan mata. Hipertensi pada diabetes dapat mempengaruhi saraf otonom yg menyebabkan peningkatan denyut jantung meskipun ketika Anda beristirahat

 

Peningkatan kadar lipid darah atau kolesterol juga dikaitkan dengan hipertensi pada diabetes. Kelainan ini mempengaruhi pembuluh di seluruh tubuh dan sering menghasilkan gejala lain dari penyakit pembuluh darah dan tekanan darah tinggi.

Hipertensi pada diabetes juga mempengaruhi aliran darah. Tanpa aliran darah yang baik, diperlukan waktu lebih lama untuk penyembuhan luka diabetes. Aliran darah yang buruk disebabkan kerusakan pembuluh darah perifer. Penyakit pembuluh darah perifer adalah gangguan sirkulasi yang mempengaruhi pembuluh darah dari jantung dan mempengaruhi tekanan darah menjadi tinggi.

 

Memahami Pembacaan Angka Tekanan Darah

Sebuah riset pada tahun 2008, sekitar 67% penderita diabetes berusia 20 dan di atasnya dilaporkan memiliki tingkat tekanan darah lebih dari 140/90. Jika pada orang yang sehat, pembacaan tekanan darah 140/90 dianggap normal, tetapi untuk penderita diabetes tipe 2, mereka harus menjaga tekanan darah tidak boleh lebih 135/80. Bagaimana cara memahami angka pada ukuran tekanan darah ? berikut caranya :

  1. Angka pertama (135) disebut tekanan sistolik

Angka ini menunjkkan tekanan darah dalam arteri saat jantung berdetak dan mengisi arteri dengan darah.

  1. Kedua, atau angka bawah (80), disebut “tekanan diastolik”

Angka ini menunjukkan tekanan darah dalam arteri saat jeda di antara detak jantung. Saat ini, jantung mengisi diri sendiri dengan darah untuk mempersiapkan kontraksi berikutnya, yaitu mengisi arteri dengan darah.

 

Dampak Dan Bahaya Hipertensi Pada Diabetes

Meskipun tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah umum dan belum tentu berbahaya. Namun, hipertensi pada diabetes merupakan penyebab utama dari aterosklerosis, yaitu penyumbatan arteri yang mengarah ke serangan jantung dan stroke.

Tekanan darah tinggi biasanya tidak memiliki gejala, meskipun itu sangat tinggi. Jika Anda menderita hipertensi pada diabetes yang tidak terkontrol, Anda akan berisiko ateriosklerosis. Plak ateriosklerosis ini sangat berbahaya.

Ada juga bukti yang signifikan bahwa hipertensi pada diabetes tahap kronis dapat mempercepat gangguan kognitif yang terkait dengan penuaan, seperti penyakit Alzheimer atau demensia yang disebabkan pembuluh darah yang memasok otak tersumbat oleh deposito lemak.

 

Penyebab Hipertensi Pada Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 yang tidak terkontrol bukan satu-satunya faktor penyebab risiko tekanan darah tinggi. Namun, ada beberapa kemungkinan Anda mempunyai tekanan darah tinggi yang mengarah ke serangan jantung atau stroke jika Anda memiliki lebih dari satu faktor risiko berikut:

  • Riwayat keluarga dengan penyakit jantung
  • Anda menyukai makanan tinggi lemak dan tinggi sodium (garam)
  • Gaya hidup buruk dan malas aktifitas fisik
  • Usia lanjut
  • Kegemukan
  • Anda merokok aktif
  • Anda kekurangan kalium atau vitamin D
  • Anda seorang peminum alk0hol
  • Mempunyai riwayat penyakit kronis seperti penyakit ginjal, atau sleep apnea

 

Mengobati Hipertensi Pada Diabetes tipe 1

Sementara, beberapa orang yang memiliki hipertensi pada diabetes mengendalikannya dengan perubahan gaya hidup, namun sebagian besar memerlukan pengobatan medis. Pengobatan hipertensi pada diabetes tergantung pada tingkat kesehatan mereka secara keseluruhan, beberapa orang mungkin membutuhkan lebih dari satu obat untuk mengurangi risiko. Obat tekanan darah tinggi terbagi menjadi lima kategori yang berbeda, yaitu : ACE inhibitor, ARB, beta-blockers, calcium channel blockers, dan diuretik. Beberapa obat mungkin menghasilkan efek samping, sehingga Anda harus mendiskusikan dengan dokter.

 

 

Hipertensi Pada Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Brittle

Diabetes Brittle

Diabetes Brittle

Apa itu diabetes brittle? Definisi diabetes brittle atau diabetes rapuh atau diabetes labil adalah suatu keadaan pada pasien yang memiliki diabetes tipe 1 dimana terjadi perubahan secara cepat pada diabetesi yang mengalami hiperglikemia pada level sangat tinggi ke hiperglikemia level tinggi atau level yang lebih rendah sehingga pasien merasakan seperti ayunan atau vertigo.

Secara ringkasnya, definisi diabetes brittle adalah suatu kondisi pada pasien diabetes mellitus tipe 1 dimana terjadi kenaikan kadar gula darah di level sangat tinggi kemudian turun dengan cepat ke level tinggi ( masih dalam lingkup hiperglikemia )

Kasus diabetes rapuh hanya terbatas pada pasien ketika kadar gula darah dalam kondisi tidak menentu atau tidak stabil sehingga orang yang mengalaminya harus dan sering dirawat di rumah sakit secara berulang kali. Dari beberapa kasus diabetes mellitus, diabetes brittle bukanlah tipe khusus, akan tetapi istilah ini hanya berlaku bila terjadi ketidakstabilan gula darah yang terlalu parah. Keadaan ini sering terjadi selama periode stress atau kondisi emosional tidak baik dan sering terjadi pada anak-anak dan remaja.

 

Kadang, kondisi diabetes brittle akan membaik dengan sendiri jika kondisi pasien berubah ke arah normal. Belum ada pengobatan khusus untuk diabetes rapuh, namun cara pemakaian dan pengaturan insulin bisa sangat mempengaruhi. Akan tetapi, pasien dengan diabetes mellitus dapat mencegah kejadian kondisi brittle jika mendapat bantuan dan dukungan dari teman atau keluarga. Diabetes brittle dapat terjadi pada diabetesi sebagai akibat kontrol diabetes yang buruk sehingga pasien menjadi rentan infeksi.

 

Beberapa hal yang dapat menyebabkan pasien diabetes tipe 1 mengalami kondisi brittle adalah termasuk: gaya hidup yang buruk, pola makan tak teratur, teknik penyuntikan insulin yang salah, dan juga bisa disebabkan karena kurangnya pemahaman tentang cara menyeimbangkan makanan yang dimakan, malas olahraga, dan minim pengetahuan tentang cara mengatur penggunaan insulin.

Hingga saat ini belum ditemukan obat khusus untuk diabetes brittle. Salah satu jalan untuk mengatasinya adalah dengan mengenali diabetes brittle sejak dini sehingga orang dengan diabetes tipe 1 dapat melakukan pencegahan.

Jika Anda ingin informasi lebih detail mengenai diabetes brittle dan cara pencegahannya, kunjungi dokter yang menangani anda, sebab tiap diabetesi mempunyai kondisi dan cara penanganan yang berbeda.

 

 

Faktor Risiko Diabetes Brittle

Diabetes rapuh hampir eksklusif untuk diabetes tipe 1. Ini tidak berarti semua penderita diabetes tipe 1 akan mengembangkan komplikasi diabetes ini, dan orang-orang dengan diabetes tipe 2 pun bisa berisiko.

Beberapa ahli mengklasifikasikan bahwa diabetes rapuh digolongkan sebagai komplikasi dari diabetes, sementara yang lain menganggapnya hanya sebagai sub-tipe dari diabetes tipe 1.

Beberapa faktor risiko dari diabetes brittle adalah jika Anda:

  • Perempuan
  • Memiliki ketidakseimbangan hormon
  • Kelebihan berat badan
  • Memiliki hipotiroidisme (tiroid yang rendah)
  • Berada di usia 20-an atau 30-an
  • Mudah stres
  • Mengalami depresi

 

 

Gejala Diabetes Brittle

Hipo- dan gejala hiperglikemia adalah tanda-tanda umum dari diabetes rapuh karena fluktuasi gula darah yang cepat, baik naik atau pun turun. Berikut adalah beberapa gejala diabetes rapuh ketika berada di posisi hipoglikemia:

  • Pusing
  • Kelemahan
  • Lekas marah
  • Kelaparan ekstrim
  • Tangan gemetar
  • Penglihatan ganda
  • Sulit tidur

Gejala glukosa darah tinggi pada diabetes rapuh dapat mencakup:

  • Kelemahan
  • Meningkat haus dan buang air kecil berikutnya
  • Perubahan penglihatan
  • Kulit kering

 

Pengobatan Diabetes Brittle

Menyeimbangkan gula darah adalah pengobatan utama untuk kondisi ini. Karena naik turunnya glukosa, tubuh Anda mungkin tidak merespon thd insulin. Pompa insulin subkutan adalah alat yang paling efektif untuk mengendalikan diabetes rapuh.

Namun, Anda perlu memonitor gula darah Anda sering untuk memastikan itu tidak terlalu tinggi.Beberapa orang dengan diabetes rapuh masih mengalami fluktuasi gula darah meskipun telah dilakukan pengobatan. Pada kasus yang parah, transplantasi pankreas mungkin diperlukan. Tapi ini jarang terjadi karena diabetes rapuh sering merespon positif terhadap perubahan dalam pengobatan.

 

Pencegahan Diabetes Brittle

Kemajuan dalam pengobatan penyakit diabetes melitus telah menurunkan kejadian diabetes rapuh. Meskipun kondisi ini adalah langka pada penderita diabetes, penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan terhadap hal itu. Hal ini terutama terjadi jika Anda memiliki faktor risiko tertentu. Berikut adalah tips untuk mencegah diabetes rapuh:

  • Mempertahankan berat badan yang sehat
  • Mengelola stres
  • Memperoleh pendidikan umum tentang diabetes
  • Monitor endokrinologi (yang mengkhususkan diri dalam diabetes dan ketidakseimbangan hormon)

 

Meskipun diabetes rapuh merupakan komplikasi yang jarang. Tapi Anda harus menyadari kemungkinan penyebab dan gejala. Pemantauan dan mengelola gula darah Anda adalah cara terbaik untuk mencegah semua komplikasi diabetes. Semoga bermanfaat.

 

 

Diabetes Brittle

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Diabetes Melitus

Cara Mencegah Diabetes Melitus

Cara Mencegah Diabetes Melitus

Cara Mencegah Diabetes Melitus – Indonesia termasuk dalam salah satu negara yang berpotensi memiliki angka penderita diabetes dengan jumlah yang sangat tinggi. Pada awalnya penderita penyakit diabetes banyak dijumpai pada negara-negara maju seperti Amerika Serikat. Tapi sekarang beberapa negara berkembang seperti Indonesia juga termasuk dalam resiko tinggi. Ada dua jenis tipe diabetes yang dikenal yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Diabetes tipe 1 menjadi kasus yang paling sering ditemukan pada anak-anak dan orang dewasa yang mengalami masalah pada sel penghasil insulin dalam pankreas. Kondisi ini sering ditemukan sejak lahir. Sementara itu jenis diabetes yang paling umum adalah diabetes tipe 2 yang banyak dialami oleh orang dewasa dan orang tua.

 

Diabates biasanya terjadi setelah melalui beberapa tahapan termasuk ketika penderita masuk dalam tahap pre diabetes. Pemeriksaan kadar gula darah secara teratur bisa menjadi usaha pencegahan yang sangat baik. Kadar gula darah yang normal adalah sekitar 70-100 mg/dl (dengan pemeriksaan setelah puasa selama 8 jam) dan < 140 mg/dl (pemeriksaan dua jam setelah makan). Dibawah ini adalah beberapa tips penting untuk mencegah diabetes (bagi orang yang memiliki kadar gula darah normal dan pra diabetes). Terdapat beberapa cara mencegah diabetes melitus yang bisa menjadi pilihan untuk mengurangi risiko terserang diabetes, antara lain:

 

  1. Berhenti Merokok

Jika Anda memiliki kebiasaan merokok maka cara mencegah diabetes melitus yang baik yaitu dengan berhenti mulai sekarang. Rokok meninggalkan nikotin dalam saluran pernafasan kemudian akan diambil oleh darah. Darah yang mengandung nikotin akan merusak sistem insulin pada pankreas sehingga resiko diabetes menjadi semakin tinggi. Bahaya merokok selain menjadi penyebab diabetes juga dapat menimbulkan ratusan penyakit paling mematikan di dunia lainnya.

 

  1. Berhenti Minum AlkoholCara Mencegah Diabetes Melitus

Alkohol adalah salah satu pemicu beberapa jenis penyakit dalam tubuh seperti jantung, stroke, kanker hati dan beberapa jenis penyakit lain. Jantung menjadi salah satu potensi besar untuk merusak kemampuan tubuh dalam menghasilkan insulin. Karena itulah bahaya alkohol bisa meningkatkan potensi diabetes. cara mencegah diabetes melitus yang terbaik yaitu dengan berhenti mengonsumsinya.

 

  1. Ganti Sumber Karbohidrat dengan Biji-Bijian

Sumber karbohidrat yang berasal dari tanaman gandum dan biji-bijian bisa membuat enzim pencernaan sulit merubah pati menjadi glukosa. Proses ini akan membuat tubuh mendapatkan kadar gula dalam darah dengan proses yang lebih lama. Jika hal ini terjadi maka tubuh akan memproses insulin sesuai dengan kebutuhan. Dengan cara mencegah diabetes melitus ini maka resiko diabetes bisa berkurang. Beberapa jenis makanan yang bisa digunakan untuk menggantikan karbohidrat lembut seperti nasi adalah gandum, sereal, jagung dan ubi.

 

  1. Hindari Terlalu Sering Konsumsi Minuman Manis

Minuman manis yang mengandung gula dan bahan pemanis lain telah meningkatkan resiko diabetes. Minuman manis memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber tenaga tapi dalam jumlah yang kecil. Selain minuman manis maka minuman yang mengandung soda dan berbagai bahan pengawet juga harus dihindari. Minuman manis akan meningkatkan kadar glikemik dalam tubuh sehingga bisa meningkatkan resiko obesitas dan diabetes. Cara mencegah diabetes melitus terbaiknya dengan tidak terlalu sering atau berlebihan dalam mengonsumsi minuman manis.

 

  1. Lakukan Berbagai Macam Aktifitas Fisik

Berbagai macam gerakan dan latihan fisik bisa menghindari tubuh dari penumpulan lemak, resiko obesitas dan membuat jantung menjadi lebih sehat. Cara mencegah diabetes melitus dengan gaya hidup seperti ini maka tubuh akan meningkatkan produksi insulin dan digunakan untuk membantu menormalkan kadar gula dalam darah. Anda bisa memilih beberapa aktifitas fisik seperti berenang, senam dan lari. Latihan fisik 20 menit setiap hari sudah bisa menurunkan resiko terkena diabetes.

 

Diabetes masih menjadi penyakit yang sangat menakutkan bagi semua orang. Diabetes bisa meningkatkan beberapa resiko penyakit lain sehingga terkadang penderita merasa sangat depresi. Hidup sehat dengan menghindari semua resiko diabetes akan memberikan kesempatan untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. Selain itu penting bagi semua orang untuk memeriksa kadar gula darah secara berkala. Semoga ulasan mengenai cara mencegah diabetes melitus di atas bermanfaat untu Anda.

 

 

Cara Mencegah Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Perbedaan Diabetes Ketoasidosis

Perbedaan Diabetes Ketoasidosis

Perbedaan Diabetes Ketoasidosis

Perbedaan Diabetes Ketoasidosis – Diabetes ketoasidosis atau ketoasidosis diabetikum (KAD) tidak memiliki suatu definisi yang disetujui secara universal dan beberapa usaha telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini dengan menggunakan kriteria kadar beta-hidroksibutirat plasma.

Keterbatasan dalam ketersediaan pemeriksaan kadar keton darah membuat American Diabetes Association menyarankan penggunaan pendekatan yang lebih pragmatis, yakni KAD dicirikan dengan asidosis  metabolik (pH <7,3), bikarbonat plasma <15 mmol/L, glukosa plasma >250 mg/dL dan hasil carik celup plasma (≥ +) atau urin (++).

 

Perbedaan Diabetes Ketoasidosis vs. Ketoasidosis Alkohol

Tidak semua pasien dengan ketoasidosis mengalami KAD. Pasien dengan penyalahgunaan etanol  kronik dan baru saja mendapatkan intake alkohol eksesif (ie. Binge drinking) sehingga menyebabkan nausea vomitus dan kelaparan akut dapat menderita ketoasidosis alkohol (KAA). Pada semua  laporan KAA, peningkatan keton tubuh total (7-10  mmol/L) dapat diperbandingkan dengan pasien-pasien KAD. Meskipun demikian, pada studi in vitro perubahan status redoks KAA disebabkan oleh   peningkatan rasio NADH terhadap NAD sehingga menyebabkan penurunan piruvat dan oksaloasetat, yang pada akhirnya menyebabkan gangguan glukoneogenesis.

Kadar malonil ko-A yang rendah juga membantu menstimulasi ketoasidosis dan peningkatan kadar  katekolamin, sehingga menurunkan sekresi insulin dan meninkatkan rasio glukagon terhadap insulin.  Kesemua keadaan ini menyebabkan terjadinya pergeseran keseimbangan reaksi ke arah produksi  beta-hidroksibutirat. Sehingga biasanya pasien dengan KAA datang dengan kadar glukosa normal atau rendah disertai dengan kadar beta-hidroksibutirat yang jauh lebih tinggi dibanding asetoasetat.

Rasio kadar beta-hidroksibutirat terhadap asetoasetat dapat mencapai 7-10:1, dibandingkan dengan KAD yang hanya 3:1. Perbedaan diabetes ketoasidosis dengan alkoholik adalah kadar glukosa darah. Ketoasidosis diabetikum dikarakteristikkan dengan hiperglikemia (glukosa  plasma >250  mg/dL) sedangkan ketoasidosis tanpa hiperglikemia secara khas merujuk kepada ketoasidosis alkohol. Sebagai tambahan, pasien KAA seringkali mengalami hipomagnesemia, hipokalemia dan hipofosfatemia serta hipokalsemia sebagai akibat penurunan hormon paratiroid yang diinduksi oleh hipomagnesemia.

 

Perbedaan Diabetes Ketoasidosis vs. Ketosis Kelaparan

Pada beberapa pasien dengan penurunan intake makanan (<500 kkal/hari) selama beberapa hari,  dapat terjadi perbedaan diabetes ketoasidosis ringan yang disebut sebagai ketosis kelaparan. Meskipun demikian, subyek sehat dapat beradaptasi terhadap puasa berkepanjangan dengan meningkatkan bersihan badan keton pada jaringan perifer (otak dan otot) dan juga dengan meningkatkan kemampuan ginjal dalam mengekresikan amonium sebagai kompensasi peningkatan produksi asam ketoasid. Sehingga pasien dengan ketosis kelaparan jarang datang dengan kadar konsentrasi bikarbonat <18 mEq/L dan tidak juga menunjukkan tanda hiperglikemia.

 

Perbedaan Diabetes Ketoasidosis vs. Asidosis Metabolik Lainnya

Perbedaan diabetes ketoasidosis juga dilihat dari penyebab-penyebab lain asidosis metabolik gap   anion tinggi, termasuk asidosis laktat, gagal ginjal kronik stadium lanjut, dan keracunan obat-obatan  seperti salisilat, metanol, etilen glikol dan paraldehid. Pengukuran kadar laktat darah dapat dengan mudah menentukan diagnosis asidosis laktat  (>5  mmol/L) oleh karena pasien KAD jarang sekali  menunjukkan kadar laktat setinggi ini. Meskipun demikian, status redoks yang terganggu dapat mengaburkan ketoasidosis pada pasien dengan asidosis laktat.

 

Perbedaan Diabetes Ketoasidosis vs. Intoksikasi Akut

Overdosis salisilat dicurigai dengan adanya kelainan asam basa campuran (alkalosis respiratorik primer dan asidosis metabolik gap anion meningkat) tanpa disertai dengan peningkatan kadar  keton. Diagnosis dapat dikonfirmasi dengan kadar salisilat serum >80-100mg/dL. Keracunan metanol menyebabkan asidosis sebagai akibat dari akumulasi asam formiat dan asam laktat. Intoksikasi metanol berkembang dalam waktu 24 jam setelah asupan, dan pasien biasanya datang dengan nyeri  abdominal sekunder dari gastritis atau pankreatitis serta disertai dengan gangguan penglihatan yang  bervariasi mulai dari kekaburan sampai kebutaan (neuritis optik). Perbedaan diabetes ketoasidosis ditegakkan dengan adanya peningkatan kadar metanol.Perbedaan Diabetes Ketoasidosis

Intoksikasi etilen glikol menyebabkan peningkatan drastis produksi asam glikolat. Diagnosis etilen glikol dapat dicurigai dengan adanya peningkatan osmolalitas serum dan asidosis gap anion tinggi tanpa adanya ketonemia. Perbedaan diabetes ketoasidosis ini juga disertai dengan abnormalitas neurologis dan kardiovaskular (kejang dan kolaps vaskular) serta dengan adanya kristal kalsium oksalat dan hipurat di dalam urin. Metanol dan etilen glikol merupakan alkohol dengan berat molekular rendah, sehingga keadaan mereka di dalam darah dapat diindikasikan dengan peningkatan gap osmolar plasma (> mOsm/kg). Gap osmolar plasma didefinisikan sebagai perbedaan diabetes ketoasidosis antara osmolalitas plasma terukur dengan osmolalitas plasma hitung. Intoksikasi dengan paraldehid diindikasikan dengan bau napas kuat yang khas.

 

 

Perbedaan Diabetes Ketoasidosis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Golongan Diabetes Insipidus

Golongan Diabetes Insipidus

Golongan Diabetes Insipidus

Golongan Diabetes Insipidus – Kita biasa mendengar tentang penyakit diabetes. Apakah penyakit diabetes itu sama dengan diabetes Insipidus? Diabetes insipidus sendiri berbeda dengan diabetes melitus. Diabetes melitus adalah penyakit jangka panjang yang ditandai dengan kadar gula darah di atas normal. Diabetes insipidus, pada lain sisi tidak terkait dengan kadar gula dalam darah. Diabetes insipidus adalah kondisi yang cukup langka, dengan gejala selalu merasa haus dan pada saat bersamaan sering membuang air kecil dalam jumlah yang sangat banyak. Jika sangat parah, penderitanya bisa mengeluarkan air kencing sebanyak 20 liter dalam sehari. Meskipun cukup langka terjadi tapi penyakit yang satu ini perlu dikenali lebih baik.

 

Penyebab Diabetes Insipidus

Hipotalamus, jaringan di otak yang mengendalikan suasana hati dan nafsu makan, adalah organ yang menghasilkan hormon antidiuretik. Hormon ini akan disimpan di dalam kelenjar pituitari sampai dibutuhkan. Kelenjar pituitari sendiri berada di bawah otak, dan berada di belakang batang hidung. Kelenjar ini akan melepaskan hormon antidiuretik saat kadar air tubuh menurun untuk menghentikan produksi urine di ginjal. Diabetes insipidus terjadi ketika hormon antidiuretik terganggu dalam mengatur kadar air tubuh. Akibatnya, tubuh memproduksi banyak urine dan membuang air dalam jumlah yang sangat banyak. Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut tentang kedua Golongan Diabetes Insipidus:

 

  1. Diabetes Insipidus Kranial

Golongan Diabetes Insipidus ini adalah kondisi ketika tubuh tidak menghasilkan cukup banyak hormon antidiuretik dan mengakibatkan banyaknya air yang terbuang dalam urine. Di bawah ini adalah beberapa penyebab paling umum dari diabetes insipidus jenis ini, yaitu:

  • Sekitar 16% kasus Golongan Diabetes Insipidus kranial disebabkan karena cedera kepala parah yang merusak hipotalamus atau kelenjar pituitari.
  • Sekitar 20% kasus Golongan Diabetes Insipidus kranial disebabkan karena komplikasi akibat operasi otak yang merusak hipotalamus atau kelenjar pituitari.
  • Sekitar 25% kasus Golongan Diabetes Insipidus kranial disebabkan karena tumor otak yang merusak hipotalamus atau kelenjar pituitari.

Berikut ini beberapa penyebab diabetes insipidus kranial yang lebih jarang terjadi:

  • Kanker otak
  • Kekurangan oksigen pada otak misalnya akibat stroke
  • Terjadinya infeksi yang merusak otak, misalnya ensefalitis dan meningitis
  • Sindrom Wolfarm merupakan kelainan genetik langka yang bisa menyebabkan kehilangan pandangan

 

  1. Diabetes Insipidus Nefrogenik

Golongan Diabetes Insipidus ini adalah kondisi ketika hormon antidiuretik dihasilkan sesuai dengan kadar yang dibutuhkan oleh tubuh. Tapi organ ginjal tidak sensitif atau tidak merespons terhadap hormon ini. Hormon antidiuretik normalnya akan mengirim sinyal pada jaringan nefron yang berada di dalam ginjal. Nefron adalah struktur kecil yang mengendalikan berapa banyak air yang diserap oleh tubuh dan berapa banyak air yang dikeluarkan dalam bentuk urine. Bagi orang yang menderita diabetes insipidus nefrogenik, proses pengiriman sinyal ini terganggu. Akibatnya, orang yang mengalaminya akan selalu merasa haus karena urine terbuang dalam jumlah yang banyak. Golongan Diabetes Insipidus nefrogenik ini juga terbagi beberapa macam :

  • Congenital nephrogenic.

Penderita diabetes nefrogenik kongenital terlahir dengan kondisi demikian. Terdapat dua jenis mutasi atau perubahan genetika yang menyebabkan Golongan Diabetes Insipidus nefrogenik kongenital, yaitu AVPR2 dan AQP2. Mutasi genetika AVPR2 hanya bisa ditularkan dari ibu kepada putranya. Mutasi jenis ini terjadi pada 9 dari 10 penderita. Sedangkan mutasi genetika AQP2 terjadi pada 1 dari 10 kasus Golongan Diabetes Insipidus neprogenik kongenital dan bisa memengaruhi baik laki-laki maupun perempuan.

  • Acquired nephrogenic.

Penderita diabetes insipidus jenis ini tidak terlahir dengan kondisi ini. Faktor penyebab acquired nephrogenic diabetes insipidus yang paling umum adalah efek samping lithium. Lithium sendiri adalah obat yang digunakan untuk mengobati gangguan bipolar. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, sel-sel organ ginjal bisa rusak dan kemudian tidak lagi bisa merespons hormon antidiuretik. Hampir 50% orang akan mengalami Golongan Diabetes Insipidus nefrogenik ini jika mengonsumsi obat ini dalam jangka panjang. Pastikan untuk melakukan pemeriksaan organ ginjal tiap tiga bulan sekali selama Anda mengonsumsi lithium. Penyebab lain dari Golongan Diabetes Insipidus ini selain lithium adalah:

  • Pielonefritis atau infeksi ginjal. Organ ginjal mengalami kerusakan karena infeksi.
  • Obstruksi saluran kemih. Terhambatnya satu atau kedua saluran kemih yang menghubungkan organ ginjal ke kandung kemih, seperti batu ginjal.
  • Jumlah kalsium berlebih dalam darah yang bisa merusak ginjal.
  • Jumlah potasium dalam darah sedikit, padahal semua sel dalam tubuh membutuhkan potasium untuk berfungsi dengan benar.

 

 

 

Golongan Diabetes Insipidus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Manfaat Brokoli Untuk Diabetes

Manfaat Brokoli Untuk Diabetes

Manfaat Brokoli Untuk Diabetes

Manfaat Brokoli Untuk Diabetes – Brokoli adalah bagian dari keluarga Brassica. Mengandung konsentrasi tinggi sulforaphane, senyawa belerang yang sangat efektif dalam memerangi penyakit. Hal ini kaya vitamin, mineral, fitonutrien dan serat makanan dan paling bergizi jika dimakan mentah. Manfaat Brokoli Untuk Diabetes ini sangat baik dan kontrol, karena kualitas gizi yang sangat baik. Untuk memahami bagaimana manfaat kesehatan penderita diabetes, seseorang harus tahu sedikit tentang diabetes.

Kencing manis atau yang biasa dibilang penyakit diabetes adalah penyakit di mana tubuh tidak dapat menyerap glukosa dari makanan mencerna. Orang dengan diabetes harus berhati-hati dengan diet mereka untuk menjaga kadar gula darah mereka dalam kisaran yang tepat. Meskipun perencanaan yang matang dapat membuatnya sehingga Anda bisa makan makanan apapun, setidaknya dalam dosis kecil, ada beberapa makanan yang sangat sehat untuk penderita diabetes. Manfaat Brokoli Untuk Diabetes adalah di antara mereka.

Prinsip-prinsip utama dari diet diabetes untuk mengkonsumsi banyak biji-bijian, sayuran dan buah-buahan dan membatasi kedua lemak dan kalori. Makanan tinggi serat, ikan dan lemak tak jenuh yang direkomendasikan, sementara lemak jenuh, sodium, kolesterol dan lemak trans harus dihindari sebisa mungkin, menurut American Heart Association. Makanan harus direncanakan untuk menjaga Anda dari mengalami lonjakan gula darah, karena hal ini dapat membawa kadar gula darah tinggi. Menghitung karbohidrat, menggunakan indeks glikemik atau menggunakan daftar pertukaran diabetes dapat membuat lebih mudah untuk menjaga gula darah Anda dan menurunkan gula darah tinggi Anda sepanjang hari.

 

Manfaat Brokoli Untuk Diabetes

Manfaat Brokoli Untuk Diabetes karena brokoli mengandung 5 gram serat untuk 1/2-cup melayani dan hanya 50 kalori, tetapi juga dianjurkan karena bahan kimia tertentu dalam brokoli dapat membantu mencegah kerusakan yang disebabkan ke pembuluh darah dengan diabetes. Sebuah studi yang dipimpin oleh Paul Thornalley diterbitkan dalam jurnal “Diabetes” di tahun 2008 menemukan bahwa sulforaphanes dalam brokoli dapat mengaktifkan enzim pelindung yang membatasi jenis kerusakan sel. Penelitian dilakukan di laboratorium dengan menggunakan sulforaphane dan pembuluh darah dengan kerusakan dari tingkat tinggi gula darah, yang masih jauh dari membuktikan bahwa Manfaat Brokoli Untuk Diabetes akan mencegah jenis kerusakan, menurut National Health Service Inggris. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mendokumentasikan efek ini, termasuk percobaan manusia.

 

Manfaat Brokoli Untuk Penyakit Lainnya

Dalam brokoli, manfaat lainnya terbukti juga dapat menurunkan risiko untuk kanker. Mereka membantu untuk menghilangkan racun dari tubuh, menyingkirkan radikal bebas dan membantu menghentikan pembagian sel-sel kanker. Makan brokoli dapat memperlambat penyebaran sel-sel kanker di seluruh tubuh. Sebuah studi di 1 Mei 2010 isu “Clinical Cancer Research” menyatakan bahwa sulphurophanes dalam brokoli dapat membantu mencegah khusus pengembangan dan penyebaran kanker payudara.

Manfaat Brokoli Untuk Diabetes harus menggunakan obat-obatan dan diet untuk mengontrol diabetes mereka, menurut National Health Service Inggris. Brokoli dapat menjadi bagian dari diet yang sehat, karena memberikan banyak nutrisi sementara rendah pada indeks glikemik sehingga tidak akan memiliki dampak yang besar pada kadar gula darah. Namun, makan brokoli tidak memungkinkan Anda untuk berhenti minum obat diabetes Anda dalam rencana mengobati penyakit kencing manis. Makan brokoli bisa membalikkan kerusakan yang ditimbulkan diabetes pada pembuluh darah jantung. Kuncinya adalah kemungkinan besar senyawa dalam sayuran yang disebut sulforaphane.

Sulforaphane mendorong produksi enzim yang melindungi pembuluh darah, dan mengurangi jumlah molekul yang menyebabkan kerusakan sel yang disebut Reactive Oxygen Species (ROS) hingga 73 persen. Orang dengan diabetes hingga lima kali lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung dan stroke  yang keduanya terkait dengan pembuluh darah yang rusak.

Maka dari itu bagi Anda yang mempunyai penyakit diabetes, Anda harus memperhatikan gaya hidup dan pola makan sehat Anda. Semoga ulasan mengenai Manfaat Brokoli Untuk Diabetes di atas bermanfaat untuk Anda terlebih bagi Anda yang menderita diabetes.

 

 

 

Manfaat Brokoli Untuk Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penanganan Diabetes Ketoasidosis

Penanganan Diabetes Ketoasidosis

Penanganan Diabetes Ketoasidosis

Penanganan Diabetes Ketoasidosis – Ketoasidosis adalah salah satu komplikasi akut Diabetes Melitus yang terjadi disebabkan karena kadar glukosa pada darah sangat tinggi. Keadaan tersebut merupakan keadaan serius yang dapat mengancam jiwa. Kondisi ketoasidosis dapat terjadi kapan saja terutama pada penderita Diabetes Melitus tipe 1. Berbeda dengan Diabetes Melitus tipe 1, pada Diabetes Melitus tipe 2, ketoasidosis terjadi pada keadaan-keadaan tertentu. Hal ini karena biasanya penderita Diabetes Melitus tipe 2 lebih sering mengalami koma hiperosmolar non ketotik.

Setiap kali terjadinya ketoasidosis diawali dari tidak patuhnya diabetesein pada pola diet yang telah ditetapkan. Disamping itu, ketoasidosis sering juga terpicu oleh jarangnya para diabetesein untuk melakukan pemeriksaan kadar glukosa darah serta kadar gula urin secara berkala.

 

Gejala-gejala yang pertama kali timbul sama seperti gejala-gejala Diabetes Melitus yang tidak diobati. Yakni, mulut kering, rasa haus, intensitas buang air kecil jadi lebih sering (poliuria). Gejala lainnya seperti mual, muntah, dan nyeri perut bisa juga terjadi. Gejala-gejala selanjutnya dapat berupa seperti kesulitan bernafas, rasa dehidrasi, rasa mengantuk dan yang paling berat keadaan koma

Penyebab terjadinya ketoasidosis dikaitkan dengan kadar hormon insulin pada darah yang rendah. Keadaaan kadar insulin pada darah yang rendah menyebabkan kadar glukosa pada darah menjadi tinggi. Hormon insulin diperlukan pada proses penyerapan nutrisi agar gula dapat masuk ke dalam sel guna didistribusikan ke seluruh tubuh untuk dijadikan sumber energi. Hormon insulin juga membantu menyimpan cadangan lemak di sel lemak dari hasil pencernaan makanan.   – Penanganan Diabetes Ketoasidosis

 

 

Penanganan Diabetes Ketoasidosis

Penanganan Diabetes Ketoasidosis adalah dengan memperoleh riwayat menyeluruh dan tepat serta melaksanakan pemeriksaan fisik sebagai upaya untuk mengidentifikasikan kemungkinan faktor-faktor pemicu. Penanganan Diabetes Ketoasidosis terhadap kondisi ini adalah rehidrasi awal (dengan menggunakan isotonic saline) dengan pergantian potassium serta terapi insulin dosis rendah. Penggunaan bikarbonate tidak direkomendasikan pada kebanyakan pasien.

 

Penanganan Diabetes KetoasidosisCerebral edema sebagai salah satu dari komplikasi diabetes ketoasidosis yang paling langsung, lebih umum terjadi pada anak-anak dan anak remaja dibandingkan pada orang dewasa. Follow-up pasien secara kontinu dengan menggunakan algoritma pengobatan dan flow sheets dapat membantu meminimumkan akibat sebaliknya. Tindakan-tindakan preventif bisa dilakukan dengan memberi penjelasan kepada pasien serta memberikan instruksi kepada pasien untuk segera menghubungi dokter sejak dini selama terjadinya penyakit Penanganan Diabetes Ketoasidosis. Adapun Penanganan Diabetes Ketoasidosis memerlukan pemberian tiga agen berikut :

  1. Cairan. Pasien penderita diabetes ketoasidosis biasanya mengalami deplesi cairan yang hebat dan adalah penting untuk mengekspansi nilai ECFnya dengan saline untuk memulihkan sirkulasinya.
  2. Insulin. Insulin intravena paling umum dipergunakan. Insulin intramuskular adalah alternatif bila pompa infusi tidak tersedia atau bila akses vena mengalami kesulitan, misalnya pada anak-anak kecil.
  3. Potassium. Meskipun ada kadar potassium serum normal, tetapi semua pasien penderita diabetes ketoasidosis mengalami deplesi kalium tubuh yang mungkin terjadi secara hebat.

 

Dalam kebanyakan kasus, terapi radiasi dan insulin akan mengatasi asidosis metabolik dan tidak acta terapi lanjutan akan diindikasikan. Namun demikian dalam kasus-kasus yang paling parah, bila konsenterasi ion hidronRen lebih tinggi dari 100 nmol/l, maka kalium bikarbonat dapat diindikasikan.

Penanganan Diabetes Ketoasidosis sekitar 0,9% yakni akan pulih kembali selama defisit cairan dan elektrolit pasien semakin baik. Insulin intravena diberikan melalui infusi kontinu dengan menggunakan pompa otomatis dan suplemen potassium ditambahkan ke dalam regimen cairan. Bentuk Penanganan Diabetes Ketoasidosis pada penderita adalah melalui monitoring klinis dan biokimia yang cermat.

 

 

 

Penanganan Diabetes Ketoasidosis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Diabetes Ketoasidosis

Pengobatan Diabetes Ketoasidosis

Pengobatan Diabetes Ketoasidosis

Diabetes ketoasidosis adalah sebuah komplikasi diabetes mematikan yang disebabkan kurangnya insulin dalam tubuh seseorang biasa dikenal dengan nama ketoasidosis diabetik. Kondisi ini dapat terjadi ketika tubuh tidak bisa mengolah gula darah (glukosa) karena tidak cukupnya insulin dalam tubuh. Berikut ini ada beberapa Pengobatan Diabetes Ketoasidosis :

 

  1. Glukosa

Pengobatan Diabetes KetoasidosisPengobatan Diabetes Ketoasidosis yang pertama yairu harus memperhatikan kadar glukosa dalam tubuh. Kadar glukosa dapat bervariasi dari 300 hingga 800 mg/dl. Sebagian pasien mungkin memperlihatkan kadar gula darah yang lebih rendah dan sebagian lainnya mungkin memiliki kadar sampai setinggi 1000 mg/dl atau lebih yang biasanya bergantung pada derajat dehidrasi. Harus disadari bahwa ketoasidosis diabetik tidak selalu berhubungan dengan kadar glukosa darah. Sebagian pasien dapat mengalami asidosis berat disertai kadar glukosa yang berkisar dari 100-200 mg/dl, sementara sebagian lainnya mungkin tidak memperlihatkan ketoasidosis diabetikum sekalipun kadar glukosa darahnya mencapai 400-500 mg/dl.

  1. Natrium

Efek hiperglikemia ekstravaskuler bergerak air ke ruang intravaskuler. Untuk setiap 100 mg/dl glukosa lebih dari 100 mg/dl, tingkat natrium serum diturunkan oleh sekitar 1,6 mEq/L. Bila kadar glukosa turun, tingkat natrium serum meningkat dengan jumlah yang sesuai.  – Pengobatan Diabetes Ketoasidosis

  1. Kalium

Pengobatan Diabetes Ketoasidosis bisa dilakukan dengan sering memeriksa kalium, sebagai nilai-nilai drop sangat cepat dengan perawatan. EKG dapat digunakan untuk menilai efek jantung ekstrem di tingkat potasium.

  1. Bikarbonat

Kadar bikarbonat serum adalah rendah, yaitu 0-15 mEq/L dan pH yang rendah (6,8-7,3). Tingkat pCO2 yang rendah (10-30 mmHg) mencerminkan kompensasi respiratorik (pernapasan kussmaul) terhadap asidosisi metabolik. Akumulasi badan keton (yang mencetuskan asidosis) dicerminkan oleh hasil pengukuran keton dalam darah dan urin. Pengobatan Diabetes Ketoasidosis gunakan tingkat ini dalam hubungannya dengan kesenjangan anion untuk menilai derajat asidosis.

  1. Sel darah lengkap

Tinggi sel darah putih (WBC) menghitung (> 15 X 109/L) atau ditandai pergeseran kiri mungkin menyarankan mendasari infeksi.  – Pengobatan Diabetes Ketoasidosis

  1. Gas darah arteri

Pengobatan Diabetes Ketoasidosis dengan gas darah arteri pH sering <7.3. Vena pH dapat digunakan untuk mengulang pH measurements. Brandenburg dan Dire menemukan bahwa pH pada tingkat gas darah vena pada pasien dengan KAD adalah lebih rendah dari pH 0,03 pada ABG. Karena perbedaan ini relatif dapat diandalkan dan bukan dari signifikansi klinis, hampir tidak ada alasan untuk melakukan lebih menyakitkan ABG. Akhir CO2 pasang surut telah dilaporkan sebagai cara untuk menilai asidosis juga.

  1. Keton

Pengobatan Diabetes Ketoasidosis memadai ketonuria memerlukan fungsi ginjal. Selain itu, ketonuria dapat berlangsung lebih lama dari asidosis jaringan yang mendasarinya.

  1. β-hidroksibutirat

Serum atau hidroksibutirat β kapiler dapat digunakan untuk mengikuti respons terhadap Pengobatan Diabetes Ketoasidosis. Tingkat yang lebih besar dari 0,5 mmol/L dianggap normal, dan tingkat dari 3 mmol/L berkorelasi dengan kebutuhan untuk ketoasidosis diabetik (KAD).

  1. Urinalisis (UA)

Cari glikosuria dan urin ketosis. Pengobatan Diabetes Ketoasidosis ini digunakan untuk mendeteksi infeksi saluran kencing yang mendasari.

  1. Osmolalitas

Diukur sebagai 2 (Na +) (mEq/L) + glukosa (mg/dl) / 18 + BUN (mg/dl) / 2.8. Pasien dengan diabetes ketoasidosis yang berada dalam keadaan koma biasanya memiliki osmolalitis > 330 mOsm/kg H2O. Jika osmolalitas kurang dari > 330 mOsm/kg H2O ini, maka pasien jatuh pada kondisi koma.   – Pengobatan Diabetes Ketoasidosis

  1. Kadar kreatinin

Kenaikan kadar kreatinin, urea nitrogen darah (BUN) dan Hb juga dapat terjadi pada dehirasi. Setelah terapi dehidrasi dilakukan, kenaikan kadar kreatinin dan BUN serum yang terus berlanjut akan dijumpai pada pasien yang mengalami insufisiensi renal.

 

Pemeriksaan Diagnostik

Pemeriksaan diagnostik untuk ketoasidosis diabetik dapat dilakukan dengan cara:

  1. Tes Toleransi Glukosa (TTG) memanjang (lebih besar dari 200mg/dl). Biasanya tes ini dianjurkan untuk pasien yang menunjukkan kadar glukosa meningkat dibawah kondisi stress.
  2. Gula darah puasa normal atau diatas normal.
  3. Essei hemoglobin glikolisat diatas rentang normal.
  4. Urinalisis positif terhadap glukosa dan keton.
  5. Kolesterol dan kadar trigliserida serum dapat meningkat menandakan ketidakadekuatan kontrol glikemik dan peningkatan propensitas pada terjadinya aterosklero.

 

 

Pengobatan Diabetes Ketoasidosis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Komplikasi Diabetes Ketoasidosis

Komplikasi Diabetes Ketoasidosis

Komplikasi Diabetes Ketoasidosis

Ketoasidosis adalah salah satu komplikasi akut Diabetes Melitus yang terjadi disebabkan karena kadar glukosa pada darah sangat tinggi dan akumulasi dari asam organic dan keton. DKA biasanya terjadi pada orang dengan diabetes tipe 1. Diabetes ketoasidosis atau bisa disebut ketoasidosis diabetikum dapat menyebabkan komplikasi yang serius pada tubuh. Komplikasi Diabetes Ketoasidosis dapat berupa :

 

  1. Ginjal diabetik (Nefropati Diabetik)

Komplikasi Diabetes Ketoasidosis yang pertama yaitu dapat menimbulkan nefropati diabetik atau ginjal diabetik cukup dini. Bila penderita mencapai stadium nefropati diabetik, didalam air kencingnya terdapat protein. Dengan menurunnya fungsi ginjal akan disertai naiknya tekanan darah. Pada kurun waktu yang lama penderita nefropati diabetik akan berakhir dengan gagal ginjal dan harus melakukan cuci darah. Selain itu Komplikasi Diabetes Ketoasidosis ini bisa menimbulkan gagal jantung kongesif.

 

  1. Kebutaan (Retinopati Diabetik)

Komplikasi Diabetes Ketoasidosis juga bisa menyebabkan sembab pada lensa mata. Penglihatan menjadi kabur dan dapat berakhir dengan kebutaan. Tetapi bila tidak terlambat dan segera ditangani secara dini dimana kadar glukosa darah dapat terkontrol, maka penglihatan bisa normal kembali.

 

  1. Syaraf (Neuropati Diabetik)

Komplikasi Diabetes Ketoasidosis berikutnya yaitu neuropati diabetik. Neuropati diabetik adalah akibat kerusakan pada saraf. Penderita bisa stres, perasaan berkurang sehingga apa yang dipegang tidak dapat dirasakan (mati rasa). Telapak kaki hilang rasa membuat penderita tidak merasa bila kakinya terluka, kena bara api atau tersiram air panas. Dengan demikian luka kecil cepat menjadi besar dan tidak jarang harus berakhir dengan amputasi.

 

  1. Kelainan Jantung

Terganggunya kadar lemak darah adalah satu faktor timbulnya aterosklerosis pada pembuluh darah jantung. Komplikasi Diabetes KetoasidosisBila penderita memiliki risiko Komplikasi Diabetes Ketoasidosis penyakit jantung koroner dan mendapat serangan kematian otot jantung akut, maka serangan tersebut tidak disertai rasa nyeri. Ini merupakan penyebab kematian mendadak. Selain itu terganggunya saraf otonom yang tidak berfungsi, sewaktu istirahat jantung berdebar cepat. Akibatnya timbul rasa sesak, bengkak, dan lekas lelah.

 

  1. Hipoglikemia

Komplikasi Diabetes Ketoasidosis hipoglikemia terjadi bila kadar gula darah melampaui batas sangat rendah. Bila penurunan kadar glukosa darah terjadi sangat cepat, harus diatasi dengan segera. Keterlambatan dapat menyebabkan kematian. Gejala yang timbul mulai dari rasa gelisah sampai berupa koma dan kejang-kejang.

 

  1. Impotensi

Sangat banyak diabetisi laki-laki yang mengeluhkan tentang impotensi yang dialami. Hal ini terjadi bila diabetes yang diderita telah menyerang saraf. Keluhan ini tidak hanya diutarakan oleh penderita lanjut usia, tetapi juga mereka yang masih berusia 35-40 tahun. Pada tingkat yang lebih lanjut, jumlah sperma yang ada akan menjadi sedikit atau bahkan hampir tidak ada sama sekali. Ini terjadi karena sperma masuk ke dalam kandung seni (ejaculation retrograde).

Penderita yang mengalami Komplikasi Diabetes Ketoasidosis ini, dimungkinkan mengalami kemandulan. Sangat tidak dianjurkan, bila untuk mengatasi keluhan ini penderita menggunakan obat-obatan yang mengandung hormon dengan tujuan meningkatkan kemampuan seksualnya. Karena obat-obatan hormon tersebut akan menekan produksi hormon tubuh yang sebenarnya kondisinya masih baik. Bila hal ini tidak diperhatikan maka sel produksi hormon akan menjadi rusak. Bagi diabetes wanita, keluhan seksual tidak banyak dikeluhkan.

 

  1. Hipertensi

Karena harus membuang kelebihan glukosa darah melalui air seni, ginjal penderita diabetes harus bekerja ekstra berat. Selain itu tingkat kekentalan darah pada diabetisi juga lebih tinggi. Ditambah dengan kerusakan-kerusakan pembuluh kapiler serta penyempitan yang terjadi, secara otomatis syaraf akan mengirimkan signal ke otak untuk menambah takanan darah.

 

  1. Komplikasi Diabetes Ketoasidosis lainnya

Selain Komplikasi Diabetes Ketoasidosis yang telah disebutkan di atas, masih terdapat beberapa komplikasi yang mungkin timbul. Komplikasi Diabetes Ketoasidosis tersebut misalnya:

  • Ganggunan pada saluran pencernakan akibat kelainan urat saraf. Untuk itu makanan yang sudah ditelan terasa tidak bisa lancar turun ke lambung.
  • Gangguan pada rongga mulut, gigi dan gusi. Gangguan ini pada dasarnya karena kurangnya perawatan pada rongga mulut gigi dan gusi, sehingga bila terkena penyakit akan lebih sulit penyembuhannya.
  • Gangguan infeksi. Dibandingkan dengan orang yang normal, penderita diabetes millitus lebih mudah terserang infeksi.

 

 

 

Komplikasi Diabetes Ketoasidosis

Posted in Uncategorized | Leave a comment